Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Adian Napitupulu Sebut Direksi dan Komisaris BUMN Cuma Titipan

Namun, Adian Napitupulu membantah apabila dirinya menitipkan nama-nama ke Menteri BUMN Erick Thohir.

Editor: Frandi Piring
via indopolitika.com
Politikus PDI-P Adian Napitupulu 

Dia ingin meluruskan bukan pihaknya yang meminta jatah kursi komisaris BUMN atau kursi menteri.

Justru, sebenarnya Presiden Jokowi yang meminta nama dari pihaknya.

Adian Napitupulu menyebut dirinya dan rekan-rekan aktivis 98 sempat bertemu sebanyak tiga kali dengan Presiden Joko Widodo.

"Dulu ada tiga kali pertemuan, kami dengan teman-teman 98 dengan Presiden Jokowi."

"Saya tidak sendirian dan ada sekian banyak orang yang bicara dan mendengarkan sama-sama."

"Jadi kalau saya meminta jatah komisaris kayaknya tidak benar, yang ada Presiden meminta nama-nama dari kita,” terangnya.

Adian Napitupulu mengungkap pada pertemuan terakhir pada 16 Juni 2019 di Hotel Sahid Jaya, Jokowi memberikan kesempatan untuk para aktivis 98 membantu, karena ada banyak posisi yang bisa diisi.

Mulai dari menjadi menteri, duta besar, hingga kursi direksi atau komisaris BUMN.

"Kita enggak minta, kita diminta dan ditawarkan. Kalau mau, (kata Jokowi) serahkan nama-namanya ke Mensesneg," ungkapnya.

Namun, Adian Napitupulu mengatakan tidak ada lagi pembahasan ataupun pertemuan dengan Jokowi selepas itu.

Namun, Adian Napitupulu sempat bertemu Jokowi saat dilantik menjadi Presiden kedua kalinya pada 20 Oktober 2019.

Dia kemudian bercerita mendapatkan pesan melalui aplikasi percakapan WhatsApp dari pihak Istana pada 30 Oktober 2019, yang meminta nama-nama untuk mengisi posisi komisaris BUMN hingga duta besar.

"Tiba-tiba 30 Oktober, saya dapat WhatsApp dari Istana. Apa isinya? Minta nama-nama, longlist."

"Saya tanya nama-nama untuk apa, (kemudian dijawab) bisa untuk komisaris dan dubes."

"Mungkin 2-3 hari setelahnya (daftar nama itu) saya antar. Nah, itu kronologi sesungguhnya."

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved