Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Adian Napitupulu Sebut Direksi dan Komisaris BUMN Cuma Titipan

Namun, Adian Napitupulu membantah apabila dirinya menitipkan nama-nama ke Menteri BUMN Erick Thohir.

Editor: Frandi Piring
via indopolitika.com
Politikus PDI-P Adian Napitupulu 

Adian Napitupulu kemudian mempertanyakan sisanya, yakni 5.000 hingga 6.200 orang lainnya, yang tidak jelas asal-usulnya dari mana atau titipan dari siapa.

"Oke kita andaikan 1.000 orang titipan partai, kementerian, dan instansi lainnya, lalu yang 5.000 sampai 6.200 orang ini titipan siapa?"

"Titipan pengusaha kah? Titipan mafia kah? Titipan keluarga kah? Titipan tetangga kah? Tititipan hantu? Titipan dedemit atau apa?" paparnya.

Adian Napitupulu pun menyayangkan karena masyarakat seolah digiring untuk fokus pada 1.000 orang ini, dan bukannya menyoroti 5.000-6.200 lainnya.

Menurutnya, bisa saja orang-orang tersebut adalah titipan dari para mafia yang bergerak di berbagai sektor.

Karena sekali lagi, lowongan posisi direksi dan komisaris BUMN tidak dibuka kepada publik.

"Bagaimana kalau ternyata itu titipan mafia migas? Mafia infrastruktur, mafia proyek, mafia impor, mafia alat kesehatan dan sebagainya."

"Mungkin tidak? Mungkin, karena kita tidak tahu asal usulnya," tegasnya.

Bantah Minta Jatah

Politikus PDIP Adian Napitupulu secara blak-blakan membantah meminta jatah kursi komisaris di BUMN kepada Menteri BUMN Erick Thohir.

Adian Napitupulu mempertanyakan bukti dirinya meminta jatah tersebut.

Karena, dia mengaku tak pernah berkomunikasi dengan Erick Thohir selepas Pilpres 2024 berakhir.

Politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (12/6/2020) 
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (12/6/2020) Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda (Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda)

"Kalau dikatakan saya meminta jatah komisaris, buktinya apa? Saya tidak pernah berkomunikasi dengan Erick Thohir."

"Saya tidak pernah bertemu dengan dia, saya tidak pernah WhatsApp-an dengan dia, teleponan dengan dia sejak selesai pilpres."

"Kalau waktu pilpres wajar ya, karena saya sama-sama di tim kampanye juga," ujar Adian Napitupulu, Kamis (23/7/2020).

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved