Update Virus Corona Dunia
Disuntik Dana Rp 86,2 Triliun, Maskapai American Airlines Tetap Akan PHK 25.000 Karyawan
Mereka tadinya berpendapat maskapai itu kemungkinan bisa menghindari PHK itu karena yakin permintaan perjalanan udara akan "pulih" pada 1 Oktober.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Industri penerbangan belum pulih dari hantaman pandemi virus Corona.
Teranyar, maskapai penerbangan American Airlines memberitahukan kepada sekitar 25.000 pegawainya bahwa kemungkinan mereka akan di-PHK (pemutusan hubungan kerja) pada Oktober.
Mengutip warta Voice of America, Senin (20/07/2020), Manajemen American Ailines memilih PHK karena merosotnya permintaan perjalanan lewat udara.
CEO American Airlines mengatakan pada Rabu, (15/07/2020), jumlah PHK bisa lebih sedikit, jika cukup banyak pegawai yang mengambil buyout (menerima pesangon untuk keluar dari perusahaan) atau bersedia menerima status cuti dengan bayaran gaji sebagian untuk kurun dua tahun.
Dua pejabat tinggi maskapai itu mengatakan, mereka tadinya berpendapat maskapai itu kemungkinan bisa menghindari PHK itu karena yakin permintaan untuk perjalanan udara akan "pulih" pada 1 Oktober ketika pandemi melemah.
“Tapi sayangnya, situasi tidak berkembang seperti itu,” kata CEO Doug Parker and President Robert Isom dalam suratnya kepada para pegawainya.
“Dengan meningkatnya angka penularan dan beberapa negara bagian AS menerapkan kembali peraturan karantina, maka permintaan untuk perjalanan udara melambat lagi,” lanjut dia
Perjalanan udara anjlok 95 persen dari awal Maret hingga pertengahan April, lalu naik perlahan pada Juli, persis ketika kasus virus melonjak di negara-negara bagian Selatan dan Barat Daya AS.
Maskapai-maskapai penerbangan di Amerika menerima bantuan federal hingga 25 miliar dolar atau setara Rp 371,802 triliun (kurs Rp 14,872) untuk menutup biaya penggajian sebagai imbalan untuk tidak memangkas pekerjaan sampai Oktober.
American Airlines menerima 5,8 miliar dolar atau Rp 86,2 triliun dalam bentuk tunai dan pinjaman, Delta Airlines mendapat 5,4 miliar dolar (Rp 80,3 triliun) dan United Airlines menerima 5 miliar dolar (74,3 triliun).
Bantuan itu tampaknya hanya menunda PHK besar-besaran di seluruh industri penerbangan.
Beberapa serikat pekerja sedang melobi untuk mendapat bantuan gaji dari federal lagi bernilai 25 miliar dolar hingga Maret tahun depan.
Pilot American Airlines ingin pemerintah memberi ganti rugi bernilai miliaran dolar per bulan akibat dikosongkannya kursi-kursi, guna menciptakan lebih banyak ruang untuk menjaga jarak di antara penumpang, sampai pandemi berakhir. (*)
• Twitter Malu Bukan Main, 130 Akun Tokoh-tokoh Terkenal Diretas