Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Raja Salman Radang Kandung Empedu

Penguasa Kerajaan Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dikabarkan telah dibawa ke Rumah Sakit King Faisal

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TribunJatim - Tribunnews.com
Raja Salman dan Jokowi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Penguasa Kerajaan Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dikabarkan telah dibawa ke Rumah Sakit King Faisal di Riyadh, Arab Saudi. Pada laporan yang diterima, Senin (20/7), Raja Salman ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan dan tes medis.

Jaksa Agung Pelototi Mobilisasi ASN Saat Pilkada

Dikutip dari AP, pemeriksaan tersebut terkait radang kandung empedu. Namun, masih belum ada keterangan lebih lanjut tentang kondisi sang raja. Rumah Sakit King Faisal memang menjadi rujukan bagi keluarga kerajaan untuk melakukan pemeriksaan berkala.

Pemeriksaan tersebut termasuk tes untuk Covid-19. Kondisi kesehatan Raja Salman memang dimonitor dengan ketat. Pasalnya dia memiliki kekuatan yag absolut di negara penghasil minyak terbesar dan juga penggerak ekonomi.

Raja Salman telah menghabiskan lebih dari 2,5 tahun sebagai putra mahkota dan wakil perdana menteri sejak Juni 2012 sebelum akhirnya menjadi raja. Dia juga pernah menjabat sebagai gubernur Riyadh selama lebih dari 50 tahun, sebagaimana dilansir CNBC.

Ada pun putra sang raja, Mohammed bin Salman yang dikenal luas dengan inisialnya, MBS adalah sosok yang mereformasi kondisi perekonomian kerajaan dan mengakhiri 'kecanduan' kerajaan terhadap minyak.

Jaksa Agung dan Pengejaran Buron Djoko Tjandra: Saya Libas kalau Ada Jaksa Terlibat  

Putra Mahkota MBS masih berusia 34 tahun, dia populer di kalangan pemuda Saudi dan menuai pujian karena mengurangi pembatasan sosial di kerajaan Muslim konservatif itu. Dia juga terkenal memberikan banyak hak kepada kaum perempuan dan berjanji untuk mendiversifikasi ekonomi.

Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Irak, Mustafa Al-Kadhimi, menunda kunjungan ke Arab Saudi. Menurut Menteri Luar Negeri Saudi, penundaan kunjungan tersebut lantaran Raja Salman dirawat di rumah sakit karena peradangan kandung empedu, seperti dikutip dari Arab News.  PM Al-Kadhimi dijadwalkan berkunjung ke negara kaya minyak itu pada Senin waktu setempat, tapi batal begitu mendengar sang raja tengah dirawat.

Menyoal kunjungan PM Irak yang ditunda, Pangeran Faisal bin Farhan Al-Saud mengunggah cuitan di Twitternya. Pangeran Faisal mengaku pihak kerajaan menghargai keputusan PM Irak yang hendak mengunjungi Raja Salman.

“Sebagai pengakuan akan pentingnya kunjungan ini, serta keinginan membuatnya berhasil, dengan bijak, telah berkoordinasi dengan saudara-saudara kami di Irak, memutuskan menunda kunjungan,” terangnya.

Perut Heni Tiba-tiba Membesar: Ibu di Tasik Hamil Satu Jam Lalu Melahirkan

Lebih lanjut, Wakil Menteri Pertahanan Arab Saudi Pangeran Khalid bin Salman juga mengonfirmasi pengumuman Menteri Luar Negeri Arab Saudi. Dalam unggahan Twitternya, kunjungan PM Irak ditunda hingga Raja Salman meninggalkan rumah sakit. (tribun network/AP/Arab News/CNBC/wly)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved