Breaking News:

Update Virus Corona Minahasa

Minahasa Berganti Status Jadi Zona Oranye, Wuwungan: Belajar Mengajar Masih Pakai Metode Daring

Kabupaten Minahasa sudah berganti status menjadi Zona Oranye atau Berisiko Rendah, pihak Dinas Pendidikan belum bisa mengembalikan pola belajar

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Andreas Ruaw
Foto Ilustrasi Siswa-siswi SMA di Minahasa 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Kabupaten Minahasa sudah berganti status menjadi Zona Oranye atau Berisiko Rendah, pihak Dinas Pendidikan Minahasa belum bisa memutuskan untuk mengembalikan pola belajar seperti biasa.

Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Minahasa Tommy Wuwungan saat dikonfirmasi, Senin (20/7/2020).

Menurutnya, karena keputusan itu harus datang dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19, itu pun ada aturannya secara bertahap, jangankan zona oranye, zona hijau saja bertahap.

Untuk zona hijau yang diizinkan masuk itu pertama SMA/SMK terus dua bulan berikut SMP, kemudian dua bulan berikutnya SD.

"Jadi andai kata Kabupaten Minahasa sudah masuk ke zona hijau, yang boleh masuk sekolah yaitu dari SMA/SMK dulu. Itu pun atas izin dari Bupati, orangtua dan pihak sekolah," katanya.

Gubernur Olly dan Istri Canangkan Marijo Ba Kobong, Perkuat Pangan di Era Covid-19

Jadi harus memenuhi tiga aspek tersebut, kalau salah satunya tidak mengizinkan maka tidak bisa dilakukan sekolah tatap muka.

"Harapan saya semoga tahun depan pandemi bisa selesai dan aktifitas belajar mengajar sudah bisa kembali normal," tandasnya.

Seluruh sekolah di Kabupaten Minahasa sudah mulai beroprasi, dengan metode belajar yang digunakan yaitu secara daring dan luring

Di masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) menggunakan dua jalur, pertama jalur daring bagi yang memiliki sarana prasarana dan juga internet.

Permudah Masyarakat, Polresta Manado Luncurkan Program SKCK Keliling dan SIMLING Sabtu Sehat

"Terus bagi yang tidak, maka kami lakukan secara luring (luar jaringan), di mana sekolah yang mengunjungi para siswa untuk menyampaikan MPLS. Kedua metode itu juga digunakan nanti saat masa belajar siswa," ujarnya

"Jadi kami tidak memberatkan orang tua saat menyekolahkan anak mereka dimasa new normal ini. Untuk pembelajaran jarak jauh menggunakan luring sendiri, setiap sekolah mengirim guru untuk pergi ke tempat dimana ada siswa yang membutuhkan," ujar Wuwungan lagi.

Ia menyampaikan bahaa jumlah siswa dibatasi lima dalam satu guru, selain itu jika ada siswa dalam satu desa itu namun beda sekolah tapi membutuhkan pelayanan luring bisa juga ikut gabung.

SEGINI Gaji Pegawai BIN yang Kini Resmi Di bawah Naungan Presiden

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved