Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kabar Donald Trump

Donald Trump Disebut Membuat 20.000 klaim Palsu dan Menyesatkan Sejak 2017

Dalam laporan The Post, Presiden Donald Trump disebut mencapai "tonggak bersejarah" itu pada 9 Juli, di mana dia membuat 62 klaim palsu dan menyesatka

Editor: Aldi Ponge
AFP/Jim Watson
Presiden AS Donald Trump duduk dengan tangan bersilang saat diskusi meja bundar tentang Pembukaan Kembali Sekolah-Sekolah Amerika yang Aman selama pandemi, di Ruang Timur Gedung Putih pada 7 Juli 2020, di Washington, DC. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Media Amerika Serikat  mengungkap Presiden Donald Trump telah berkali-kali membuat pernyataan klaim palsu dan menyesatkan.

Harian The Washington Post melalui kolom Fact Checker menulis Presiden Donald Trump sebagai "tsunami kebohongan".

Donald Trump membuat 20.000 klaim palsu dan menyesatkan sejak menjabat tahun 2017, 

15 Gambar saat Beraktivitas di Era New Normal atau Kebiasaan Baru

Ramalan Zodiak Besok Rabu 15 Juli 2020: Leo Beruntung, Virgo Merasa Takut Sepanjang Hari

DONALD Trump, Presiden Amerika Serikat
DONALD Trump, Presiden Amerika Serikat (memegenerator.net)

Presiden Donald Trump disebut mencapai "tonggak bersejarah" itu pada 9 Juli, di mana dia membuat 62 klaim palsu dan menyesatkan, ini berdasarkan  laporan The Post

Sehingga Presiden Amerika Serikat Donald Trump tampaknya layak menyandang sebagai raja hoaks.

Sekitar setengah dari pernyataan itu disampaikan dalam wawancara Presiden Donald Trump dengan pembawa aara Fox News, Sean Hannity, dilaporkan The Guardian Senin (13/7/2020).

Di antara pernyataan yang dibawakan adalah "dukungan luar biasa" bagi warga Afro-Amerika, dan tuduhan bahwa Barack Obama dan Joe Biden mengintainya pada Pilpres AS 2016.

The Post awalnya membuat basis data dalam 100 hari pertama Trump, yang kemudian berlanjut di mana setiap klaim sang presiden dicatat.

Dalam 100 hari pertama presiden 75 tahun itu menjabat, terdapat 492 keterangan palsu, yang berarti Presiden Donald Trump membuat lima pernyataan tak benar setiap harinya.

Sejak saat itu, situs pemantau fakta itu memberitakan "tsunami kebohongan terus datang dan semakin membesar setiap saatnya".

"Ide bahwa Trump akan mencapai 20.000 klaim sebelum jabatannya berakhir nampak menggelikan ketika Cek Fakta ini dibentuk," tulis Glenn Kessler, editor sekaligus penulis utama, Salvador Rizzo, dan Meg Kelly.

Pernyataan yang dianggap sesat itu semakin meningkat dalam 14 bulan terakhir, di mana presiden ke-45 AS tersebut menghadapi serangkaian isu.

Dimulai dari pemakzulan dirinya oleh oposisi Demokrat, penanganan virus corona, hingga aksi protes menyikapi kematian pria kuit hitam bernama George Floyd.

SUMBER: https://internasional.kontan.co.id/news/presiden-donald-trump-layak-mendapat-predikat-raja-hoaks

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

Musafir Jurnalis

 

Otak Dangkal di Lautan Digital

 

Paskah dan Jeruji Besi

 
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved