Jumat, 1 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kesehatan

Masker Sperma Bisa Bantu Menyembuhkan Jerawat? Jangan Tergiur Dulu, Ketahui Risikonya

"Protein memang bagus untuk kulit, wajah, dan rambut. Tapi tidak ada bukti mengoleskannya bisa mengatasi masalah kulit," jelas dia.

Tayang:
Editor: Isvara Savitri
NAKITA
Ilustrasi 

Dermatitis ditandai dengan gejala kulit merah, kering, bengkak, dan sangat gatal.

Penyakit menular seksual
Sperma adalah salah satu medium penularan penyakit menular seksual. Penyakit ini tak hanya menyebar lewat hubungan seksual.

Sperma mengandung kuman dapat menjadi pintu penularan penyakit ketika melewati selaput lendir seperti bibir, lubang hidung dan mata.

Jenis penyakit menular seksual yang bisa menular lewat selaput lendir di wajah di antaranya herpes, klamidia, dan gonore.

Mata adalah bagian tubuh yang paling rentan. Herpes okular, misalnya, dapat menyebabkan peradangan sampai kehilangan penglihatan.

Pakai masker sperma yang tidak steril juga bisa memicu penyakit konjungtivitis klamidia.

Kendati dampaknya tidak separah herpes okular, namun dampaknya bisa membuat bagian tubuh yang terinfeksi mengalami gejala panas seperti terbakar, kemerahan, dan keluar cairan.

Sebelum menggunakan masker sperma untuk menyembuhkan jerawat, baiknya Anda benar-benar mempertimbangkan risikonya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Awas, Ini Risiko Pakai Masker Sperma untuk Menyembuhkan Jerawat".

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved