Lab PCR
KSAD Jenderal Andika Perkasa Memantau Langsung Pengadaan Lab PCR di RS TNI AD
Sebanyak 68 rumah sakit TNI AD se-Indonesia dilaporkan akan menjadi laboratorium pemeriksaan PCR.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Laporan pengadaan laboratorium polymerase chain reaction ( PCR) di 15 Rumah Sakit TNI AD, mendapat pantauan langsung Kepala Staf TNI Angkatan Darat ( KSAD) Jenderal Andika Perkasa, Rabu (8/7/2020).
Sebanyak 68 rumah sakit TNI AD se-Indonesia dilaporkan akan menjadi laboratorium pemeriksaan PCR.
"Pengadaan laboratorium PCR di 68 Rumah Sakit TNI AD serta kerja sama penelitian obat dengan Rumah Sakit Unair demi penanganan Covid-19 yang semakin bertambah angka positifnya saat ini," kata Andika sebagaimana dikutip Antara.
Kepala Pusat Zeni TNI Angkatan Darat Mayjen TNI Mohammad Munib mengatakan, laporan dibuat secara mendetail pada masing-masing rumah sakit yang menjadi prioritas utama.
"Laporan secara mendetail dilakukan Kodam pada tiap-tiap wilayah mengikuti arahan yang diberikan oleh KSAD," kata Munib.
Selain melakukan pemantauan, KSAD sekaligus menjalin kerja sama terkait penelitian yang dilakukan oleh Rumah Sakit Unair terkait obat Covid-19.
Ketua Pusat Penelitian RS Unair Dr. Purwati mengatakan, riset tersebut merupakan perluasan penelitian dari obat-obatan Covid-19 yang sudah beredar.
"Kami melakukan riset yang diujikan ke virus dan dilanjutkan ke Multi Center Clinic studi pengembangan obat untuk dilakukan perluasan indikasi dari obat-obat yang sudah ada," kata dia.
Segala upaya yang dilakukan TNI AD, baik dalam pengadaan alat kesehatan tenaga medis hingga kerja sama dengan Rumah Sakit lain, adalah demi menekan penyebaran virus Covid-19.
• Jasad Bertumpukan di Jalan, Peti Mati Dibungkus Plastik Hitam, Bolivia Kewalahan dengan COVID-19
• Viral Wanita Cantik Asal Rusia Nangis karena Dijambret, HP Seharga Rp 20 Juta Raib, Ini Videonya
• Tuding WHO Menjadi Boneka China, Amerika Serikat Resmi Tinggalkan WHO Mulai 6 Juli 2021
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KSAD Pantau Laporan Pengadaan Lab PCR di RS TNI AD".