Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Internasional

Tuding WHO Menjadi Boneka China, Amerika Serikat Resmi Tinggalkan WHO Mulai 6 Juli 2021

"Dengan jutaan nyawa dalam bahaya, Presiden melumpuhkan upaya internasional untuk mengalahkan virus," tulis Pelosi di Twitter.

Editor: Isvara Savitri
Glassdoor
World Health Organization (WHO) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, NEW YORK - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB mengumumkan bahwa Amerika Serikat (AS) resmi meninggalkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mulai 6 Juli 2020.

Hal ini diumumkan pada Selasa (7/7/2020) setelah PBB menerima keputusan Presiden AS Donald Trump. Sebelumnya, Trump menuduh WHO menjadi boneka China dalam menghadapi pandemi virus corona (Covid-19).

Trump pun sudah mengumumkan keputusan ini lebih dulu, yakni sebulan yang lalu. Pihaknya akan membayar semua iuran Washington terhadap WHO, lembaga yang berbasis di Jenewa tersebut di bawah resolusi bersama 1948.

Amerika Serikat saat ini berutang kepada WHO lebih dari US$ 200 juta menurut situs web WHO.

Mengutip Reuters, Rabu (8/7/2020), keputusan AS keluar dari WHO setelah menjadi anggota lebih dari 70 tahun terjadi di tengah meningkatnya ketegangan dengan China terkait virus corona, virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan China, akhir tahun 2019.

WHO juga telah membantah pernyataan Trump bahwa mereka mempromosikan disinformasi China mengenai virus tersebut.

Keputusan Trump keluar dari WHO ternyata tidak didukung sepenuhnya pihak internal AS.

Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengatakan penarikan resmi Trump dari WHO sebagai tindakan yang tidak masuk akal di tengah upaya WHO mengoordinasikan perjuangan global melawan Covid-19.

"Dengan jutaan nyawa dalam bahaya, Presiden melumpuhkan upaya internasional untuk mengalahkan virus," tulis Pelosi di Twitter.

Sejauh ini, tercatat telah ada hampir 12 juta kasus virus corona di dunia dan lebih dari 540.000 kematian, menurut perhitungan Reuters, dengan sekitar 25 persen dari kedua kasus dan kematian ada di AS.

Keputusan Trump keluar dari WHO dapat dibatalkan sebelum berlaku bila ia dikalahkan oleh saingannya dari Partai Demokrat, dan Mantan Wakil Paresiden Joe Biden dalam pemilihan November 2020 mendatang.

Trump telah menghentikan pendanaan untuk organisasi beranggotakan 194 negara itu pada April 2020. Dalam suratnya tertanggal 18 Mei 2020 memberi WHO 30 hari untuk berkomitmen pada reformasi.

Namun Trump mengumumkan AS menarik diri dari lembaga itu kurang dari dua pekan kemudian.

Wakil Presiden AS Mike Pence mendukung keputusan bosnya tersebut untuk menarik diri dari WHO. Ia mengatakan, keputusan Trump itu merupakan keputusan yang tepat. "Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengecewakan dunia ... Pasti ada konsekuensinya," kata Pence.

WHO adalah badan internasional independen yang bekerja dengan PBB. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa WHO sangat kritis terhadap upaya dunia untuk memenangkan perang melawan Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved