Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tokoh

8 Juli 1994, Pemimpin Pertama Korea Utara Kim Il Sung Meninggal, Sosok yang Akrab dengan Bung Karno

Soekarno pernah menghadiahkan Kim Il Sung sebuah anggrek yang kemudian diberi nama Kimilsungia.

Editor: Rizali Posumah
Istimewa via Wartakota
Soekanro dan Kim Il Sung, kakek Kim Jong Un, bersahabat sejak tahun 1964. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemimpin Pertama Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK) atau Korea Utara, Kim Il Sung, merupakan sosok yang dikenal akrab dengan Presiden Pertama Republik  Indonesia, Soekarno. 

Bahkan saking akrabnya, Soekarno pernah menghadiahkan Kim Il Sung sebuah anggrek yang kemudian diberi nama Kimilsungia.

Hingga hari ini anggrek pemberian Soekarno itu dibudidayakan secara luas di Korea Utara dan setiap tahun diadakan Festival Kimilsungia.

Bunga ini menjadi simbol persahabatan antar dua negara.

Kim Il Sung menjabat sebagai Presiden Korea Utara sejak tahun 1972 hingga kematinnya pada 8 Juli 1994. Kim Il Sung menjabat selama 25 tahun 61 hari.

Kim Il Sung merupakan putra pasangan Kim Hyong Jik dan Kang Pan Sok, lahir di Pyongyang, pada  15 April 1912 dan wafat pada 8 Juli 1994.

Kim Jong Il memiliki nama lahir sebagai Kim Song Ju, dan memiliki dua saudara bernama Kim Chul Joo dan Kim Yong Ju.

Kim Jong Il lahir ketika Korea berada dalam kekuasaan kolonial Jepang dan menjalani hidup sebagai petani di Mangyong-dae. (1)

Karier Politik

Patung Kim Jong il dan Kim Il Sung
Patung Kim Jong il dan Kim Il Sung (Videoblocks)

Kim Il Sung merupakan sosok yang memiliki semangat perjuangan dan aktivis anti-Jepang di Korea sejak remaja.

Pada Oktober 1926, Kim Il Sung membentuk Down With Imperialism Union yaitu sebuuah organisasi perlawanan imperialisme Jepang.

Tiga tahun kemudian, Kim Il Sung bergabung dengan South Manchurian Communist Youth Association atau asosiasi pemuda komunis Manchuria Selatan.

Pada 1932, Kim Il Sung juga bergabung dengan Partai Komunis Cina.

Pada 1935, Kim Il Sung bergabung dengan Northeast Anti-Japanese United Army dan menjadi gerilyawan.

Pada 1940, Kim Il Sung dan pasukannya dipaksa untuk melarikan diri ke Uni Soviet ketika Jepang menyerang Korea.

Setelah sampai di Uni Soviet, Kim Il Sung mendapatkan pelatihan militer di negara tersebut hingga menjadi Mayor di Soviet Red Army atau Pasukan Merah Soviet.

Pada 15 Agustus 1945, pasukan tersebut membebaskan Pyongyang dari penjajahan Jepang.

Pemimpin Soviet Union, Joseph Stalin memerintahkan Kim Il Sung untuk menjadi pemimpin Korea yang baru saja merdeka.

Pada 8 Februari 1946, Kim Il Sung menjadi Ketua Komite Rakyat Sementara dan secara de facto menjadi pimpinan tertinggi di Korea.

Kim Il Sung kemudian mendeklarasikan kemerdekaan Republik Demokratik Rakyat Korea (RDRK) pada 9 September 1948. (2)

Kim Il Sung, presiden pertama Korea Utara (thefamouspeople.com)

Pasca Kemerdekaan

Pada 25 Juni 1950, Kim Il Sung memerintahkan pasukannya untuk merebut wilayah semenanjung Korea.

Namun pada 19 Oktober 1950, aksi tersebut digagalkan oleh pasukan Korea Selatan dan Amerika.

Pertempuran perebutan wilayah tersebut yang kemudian dinamakan Perang Korea terus berlanjut hingga 1953.

Perang Korea hingga kini belum berakhir namun berhenti sementara dengan adanya gencatan senjata antara Korea Utara dengan Korea Selatan yang ditandatangani pada 1953.

Pada 1955, Kim Il Sung menemukan ideologi Juche dengan tiga pilar utama yaitu kemerdekaan politik, kemandirian ekonomi, dan kemandirian pertahanan miiter.

Pada 1972, Kim Il Sung menetapkan konstistusi baru dan hal tersebut membuatnya menjadi presiden abadi di Korea Utara dan menjadikan sang anak, Kim Jong Il sebagai suksesor.

Pada 1991, Kim Il Sung berhasil melakukan negosiasi dengan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk mengakui kemerdekaan Korea Utara.

Pada 1992, Kim Il Sung juga melakukan berbagai perundingan dengan Korea Selatan, termasuk mengenai pakta non-agresi dan kerjasama ekonomi.

Namun satu tahun kemudian, Kim Il Sung membatalkan kesepakatan dan memutus segala jenis hubungan kerja sama dengan Korea Selatan.

Pada 1994, Kim Il Sung memulai pembangunan energi nuklir dan memulai proyek pengembangan rudal balistik.

Kim Il Sung meninggal dunia pada 8 Juli 1994 tidak lama sebelum puncak pertemuan dengan Presiden Korea Selatan yang telah dirancanakan sebelumnya.

Pengunjung memberikan penghormatan kepada pemimpin Korea Utara, Kim Il Sung dan Kim Jong Il di Pyongyang, Korea Utara (wikimedia.org)
 Kim Il Sung wafat karena serangan jantung di usia 82 tahun.

Hingga kini potret foto dan patung Kim Il Sung berdiri kokoh di berbagai sudut Korea Utara.

Jasad Kim Il Sung dibalsem dan disimpan dalam peti kaca di Kumsusan Palace of the Sun, Pyongyang, Korea Utara.

Akrab dengan Soekarno

Soekanro dan Kim Il Sung, kakek Kim Jong Un, bersahabat sejak tahun 1964.
Soekanro dan Kim Il Sung, kakek Kim Jong Un, bersahabat sejak tahun 1964. (Istimewa via Wartakota)

Soekarno dan Kim Il Sung dikenal sangat akrab. Ini tak lain karena pada waktu itu, arah politik Indonesia cenderung memihak ke negara-negara kiri (negara-negara dengna ideologi komunis).

Menurut Duta Besar DPRK atau Korea Utara Ri Jong Ryul, eratnya hubungan Soekarno dan Kim Il Sung dimulai sejak tahun 1964.

Waktu itu Soekarno melakukan kunjungan resmi ke DPRK, yang dibalas dengan kunjungan Kim Il Sung dan anaknya Kim Jong Il ke Indonesia pada April 1965.

Saat mengunjungi Indonesia, Kim Il Sung diajak ke Kebun Raya Bogor.

Soekarno memberikan anggrek yang kemudian diberi nama Kimilsungia.

Anggrek tersebut kemudian dibudidayakan secara luas di Korea Utara dan setiap tahun diadakan Festival Kimilsungia.

Bunga ini menjadi simbol persahabatan antar dua negara.

Kim Il Sung kakek Kim Jong Un memimpin Korea Utara sejak tahun 1948.

Ia menjabat perdana menteri pada tahun 1948-1972 dan presiden pada tahun 1972-1994 tapi posisinya yang paling berpengaruh adalah Sekretaris Jenderal Partai Buruh Korea.

Ia lahir pada 15 April 1912 dan meninggal pada 8 Juli 1994.

Setelah meninggal, kekuasaannya diteruskan oleh sang anak Kim Jong Il.

Sekarang dilanjutkan cucunya Kim Jong Un.

Panglima TNI Hadi Tjahjanto Minta Capaja TNI/Polri Tidak Lengah dalam Menghadapi Ancaman Biologis

Ganti Mentega Anda di Rumah Jika Tak Ingin Menderita Kolesterol Tinggi

Ganjar Pranowo Pernah Pingsan Karena Salah Teknik Bersepeda: Bisa Siuman, Malunya Enggak Habis-habis

Sumber: tribunnewswiki.com dengan judul, Kim Il Sung, Presiden Korea Utara 1972-1994 dan Tribunjateng.com dengan judul Viral Video Kedekatan Soekarno dan Kim Il Sung, Pendiri Korea Utara Kakek Kim Jong.

Sumber: TribunnewsWiki
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved