Breaking News:

Boltim

Sehan: Belum Ada Tawaran Golkar Berkoalisi dengan PAN di Pilkada Sulut

Terkait kabar tersebut, Ketua DPW PAN Sulut Sehan Landjar mengaku belum mendengar kabar bahwa ada tawaran dari Golkar untuk PAN.

Penulis: Siti Nurjanah | Editor:
Tribun manado / Siti Nurjanah
Bupati Boltim Sehan Salim Landjar 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Beredar kabar PAN mendapat tawaran dari partai Golkar untuk maju pada Pilkada 2020 sebagai calon wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) untuk berpasangan dengan Ketua DPD I Partai Golkar Christiany Eugenia Paruntu (CEP).

Terkait kabar tersebut, Ketua DPW PAN Sulut Sehan Landjar mengaku belum mendengar kabar bahwa ada tawaran dari Golkar untuk PAN.

"Sampai saat ini saya belum dengar tawaran itu, PAN sampai sekarang belum mendapatkan tawaran daru Golkar," ucapnya, saat dikinfirmasi Tribunmanado.co.id, melalui sambungan seluler.

Saat disinggung apakah dirinya akan maju sebagai Cawagub Sulut apabila nantinya Golkar akan datang memberikan tawaran ke PAN, Ia mengaku belum ada pikiran hingga ke situ.

"Saya belum ada pikiran ke arah situ sih saat ini, ya nanti kita lihat saja ke depan apakah memang Golkar akan memberikan tawaran ke PAN, dan jujur saya belum dengar ada tawaran Golkar hibgga saat ini," ucapnya.

Diketahui sebelumnya, saat diwawancarai beberapa waktu sebelumnya, terkait siapa sosok kader yang bakal diusung oleh PAN untuk maju sebagai bakal calon gubernur ataupun wakil gubernur Sulut pada Pilkada 2020, Ketua DPW PAN Sulut Sehan Salim Landjar pun turut buka suara.

Menurut Bupati Boltim Sehan Salim Landjar, apabila dirinya yang diinginkan untuk maju bertarung di Pilkada 2020, dirinya siap untuk maju.

“Jika hal itu yang diinginkan kalian, saya siap maju ke kancah Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur (Sulut). Jika semua persyaratan mendukung,” ucapnya.

Sehan yang juga Bupati Boltim dua periode ini menambahkan, jika itu terjadi maka dirinya siap untuk menerima tawaran bertarung dengan calon-calon lainnya di provinsi.

“Kalau nilai tawar salah satunya mungkin tidak ada dan hanya mengandalkan popularitas, oleh karena itu saya harap infrastruktur kita harus mencapai 60 persen di desa ditambah lima persen di kecamatan, supaya mampu memenuhi syarat menang,” ungkapnya.

Lanjutnya, kalau itu terjadi berarti dirinya siap bertarung dan menerima tawaran dari calon yang ada.

"Tetapi saya lebih suka head to head,” ujar Sehan Landjar.

“Saya sudah membuang angin, saya harap kalian mampu menangkap angin bahkan kerannya pula,” tambahnya.
Menurutnya, jika 60 persen infrastruktur dimiliki dari 1.538 desa di Sulut, maka berarti PAN wajib untuk mendorong kadernya bertarung di Pilkada Sulut.

“Tapi apabila lemah maka tidak mungkin untuk dipaksakan,” tukas Landjar. 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved