Breaking News:

Kesehatan

Tak Selalu Menjadi Pertanda Penyakit Jantung, Kenali Penyebab Jantung Berdebar

Tidak semua kondisi jantung berdebar-debar selalu tanda penyakit jantung.

Kompas.com
Ilustrasi sakit jantung. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KESEHATAN - Pernah alami jantung berdetak hingga dada berdebar? Tentu tak sedikit yang merasa ketar-ketir ketika mengalaminya.

Anda tentu bertanya-tanya mengapa hal ini bisa terjadi. Bahkan tak jarang juga menjadi kepikiran penyakit jantung.

Memang salah satu pertanda penyakit jantung adalah sering berdebar kencang.

Namun, kondisi ini juga bisa disebabkan faktor lain. Berikut penjelasannya.

Mengapa jantung berdebar-debar?
Melansir laman resmi Health Hospitals and Clinics University of Utah, detak jantung normal orang dewasa rata-rata 60-100 kali per menit.

Kondisi saat jantung berdetak lebih dari 100 kali per menit dalam dunia medis disebut palpitasi.

Ketika detak jantung lebih dari 100 kali per menit dan bisa berlangsung dalam hitungan jam, dada berdebar ini bisa jadi tanda sakit takikardia.

Tidak semua kondisi jantung berdebar-debar selalu tanda penyakit jantung.

Kebiasaan sehari-hari dan kondisi tertentu bisa menyebabkan jantung berdebar, di antaranya:

  • Aktivitas fisik berat
  • Stres, takut, cemas, panik
  • Gula darah rendah
  • Tekanan darah rendah
  • Demam, anemia, dehidrasi
  • Hamil atau haid
  • Konsumsi alkohol, nikotin, dan kafein berlebihan
  • Efek samping obat-obatan

Sebelum panik dan buru-buru membuat kesimpulan tertentu, periksa dulu sederet daftar penyebab jantung berdebar di atas.

Halaman
12
Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved