Berita Bolsel
Kisah Wabup Deddy Abdul Hamid, Mulai dari Buruh Kapal Hingga Jadi Orang Nomor Dua di Bolsel
Pilkada serentak di Provinsi Sulawesi Utara akan kembali digelar pada 9 Desember tahun 2020
Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Pilkada serentak di Provinsi Sulawesi Utara akan kembali digelar pada 9 Desember tahun 2020.
Di Pilkada serentak gelombang ke empat sejak tahun 2015 lalu, dipastikan ada sebanyak 270 daerah se-Indonesia yang akan mengikuti ajang demokrasi akbar mendatang.
Salah satunya Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).
Dimana, Kabupaten yang dikenal dengan daerah Religius ini, masyarakatnya akan menentukan siapa yang bakal memimpin kedepan.
Sejumlah nama pun mulai bermunculan untuk mengisi bursa calon Bupati dan calon Wakil Bupati.
• Lulus SD Langsung Bertani, Disdik Bolmong Catat Persoalan di Sekolah Pelosok
Salah satunya, Deddy Abdul Hamid atau yang akrab disapa Ko’ Deddy oleh kebanyakan masyarakat Bolsel.
Deddy sendiri lahir di Pinolosian, 05 November 1969, merupakan suami dari Rosdiana Lapatola.
Berjuang Merintis Karir Usaha
Sejak kecil, dirinya telah tumbuh dan berkembang dilingkungan keluarga yang disiplin dan agamais.
Dimasa remaja, Deddy terbiasa mengurus lahan kebun milik keluarganya.
Hal ini pun terbawah hingga dirinya dikarunai tiga orang putra.
Dari bekal inilah, Deddy menekuni berbagai bidang usaha bahkan termasuk sebagai salah satu pengusaha sukses di Kabupaten Bolsel itu.
• Sistem Pendidikan Bolsel, Bakal Diterapkan di Pohuwato
Namun, bukan hal yang mudah bagi dirinya untuk menuai semua hasil itu.
Sebab, usaha yang dirintisnya tersebut semua dimulai dari bawah, termasuk pernah menjadi buruh di kapal penangkap ikan dengan bayaran upah yang tak seberapa.
"Sebelum sukses seperti ini, saya dulu permah bekerja sebagai seorang buruh kapal dan gajinya tak seberapa," aku dia ketika ditemui belum lama ini.