Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Belanja Online

Mahasiswa Cantik Ini Sebut Belanja Online Lebih Mudah di Tengah Pandemi, Apalagi Order Makanan

Pandemi Covid-19 turut mendorong atau meningkatkan kebiasaan berbelanja (jual-beli) secara daring (online)

Penulis: Dewangga Ardhiananta | Editor: David_Kusuma
tribun manado / Dewangga Ardhiananta
Jihan Abigail 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pandemi Covid-19 turut mendorong atau meningkatkan kebiasaan berbelanja (jual-beli) secara daring (online).

Tak hanya berbelanja di situs jual-beli, belanja online juga ramai di grup percakapan Whatsapp, baik di lingkup warga, pertemanan maupun tempat kerja.

Terkait hal tersebut salah satu mahasiswa Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Klabat, Jihan Abigail mengatakan berbelanja online dalam sepekan terakhir hanya pesan antar makanan.

"Kalau sepekan terakhir cuma belanja makanan dari gofood sekitar Rp 125 ribu dan kuota sekitar 50 ribu lewat aplikasi mytelkomsel," ungkapnya, Jumat (3/7/2020).

Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah di Pasar 54 Amurang Turun

Selain itu, ia menyebut biasa membeli barang di e-commerce.

"Biasanya kalau belanja barang dari e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, dan Zalora. Tapi sebulan terakhir belum belanja barang online. Paling order makanan online aja dari grabfood atau gofood," jelas dia.

Sementara itu, Jihan mengatakan akhir-akhir sering belanja offline karena untuk keperluan skripsi.

"Kalau dalam sepekan terakhir belanja offline cukup sering karena untuk keperluan skripsi harus belanja langsung ke tempat fotocopy beli folder, amplop surat, jilid cover, fotocopy, print, dan lain-lain, Total sekitar 300 ribu," sebut dia.

Karyawan Mal Wajib Lakukan Rapid Test

"Cuma karena belum ada yang menyediakan jasa yang seperti itu online, makanya terpaksa offline," bebernya.

Ia pun juga menyampaikan bahwa, sejak SMP sudah belanja online karena murah dan bagus.

"Kalau pertama kalinya belanja online dari smp karena barangnya lebih murah dan bagus. Kalau belakangan ini untuk mengisi aktivitas di rumah aja seperti beli earphone, makanan dan kuota.

"Belakangan juga beli banyak produk kecantikan mumpung tidak kemana-mana karena perawatan kecantikan lebih mudah dilakukan kalau di rumah terus," kata dia.

Mahasiswi Universitas Klabat itu juga mengungkapkan kelebihan dan kekurangan belanja online.

Ipda Betsy Lumi Sosialisasikan Pencegahan Covid-19 di Pasar Lansot Tareran

"Belanja online lebih mudah (kalau lewat e-commerce) biasanya langsung dapat yang dicari," tuturnya.

Juga, lanjut Jihan, pilihan barang yang ditawarkan lebih bervariasi dan kadang kualitasnya lebih bagus dari yang tersedia secara offline.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved