Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sulut

BI: Inflasi Sulut dalam Rentang Sasaran Inflasi Nasional

Kota Manado mencatat inflasi di Bulan Juni 2020. Inflasi bulan Juni merupakan yang pertama bagi Kota Manado setelah deflasi di lima bulan sebelumnya

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Fernando Lumowa
Pedagang bahan pangan di Pasar Bersehati Manado melayani pembeli. Harga komoditas pangan, khususnya bawang merah, tomat dan cabai rawit selalu memicu tekanan inflasi di Sulut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  Kota Manado mencatat inflasi di Bulan Juni 2020. Inflasi bulan Juni merupakan yang pertama bagi Kota Manado setelah deflasi di lima bulan sebelumnya.

Sementara, Kota Kotamobagu kembali inflasi di Bulan Juni. Kota Manado inflasi 0,19 persen (month to month/mtm) dan Kotamobagu 1,23 persen (mtm).

Inflasi tahunan Manado dan Kotamobagu masing-masing tercatat sebesar 1,37 persen (yoy) dan 1,27 persen (yoy).

Kepala Perwakilan BI Sulut Arbonas Hutabarat mengatakan, angka inflasi Sulut masih berada dibawah rentang sasaran target inflasi nasional yang dipatok 3±1 persen (year on year/yoy).

PLN UP3 Manado Layani Tambah Daya Listrik Pelanggan Premium Gold Pertama di Suluttenggo

Secara nasional inflasi secara bulanan, tahun kalender, dan tahunan masing-masing tercatat sebesar 0,18 persen (mtm), 1,09 persen (year to date/ytd) dan 1,96 persen (yoy).

"Dengan demikian, tekanan inflasi bulan Juni 2020 di Manado relatif sama dengan nasional. Sedangkan tekanan inflasi Kotamobagu tercatat lebih tinggi dibandingkan nasional," kata Arbonas, Jumat (03/07/2020).

Tekanan inflasi bulan Juni di Sulut tak lepas dari adanya pembalikan harga sejumlah komoditas kebutuhan pangan.

Polres Boltim Bersama Ditresnarkoba Polda Sulut Amankan Satu Paket Sabu di Perbatasan Boltim

Jika dilihat dari kelompok penyusunnya, pergerakan harga di Kota Manado praktis hanya digerakan Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau serta Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya.

Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau pada Juni 2020 mengalami inflasi masing-masing sebesar 0,79 persen (mtm) dengan 0,23  persen (mtm).

Bila dilihat dari komoditasnya, tekanan inflasi pada kelompok ini berasal dari kenaikan harga bawang merah, daging ayam ras, dan cabai rawit.

"Kenaikan harga bawang merah sejalan dengan kenaikan harga di daerah penghasil," jelasnya.

Sementara itu, kenaikan harga daging ayam ras diperkirakan disebabkan oleh penurunan stok seiring dengan lebih panjangnya siklus produksi akibat terbatasnya permintaan selama masa pandemi Covid-19.

Penambang di Dumoga Tewas Tertimpa Pohon

Namun, bila dicermati lebih lanjut, tekanan inflasi Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau masih tertahan penurunan harga bawang putih dan beras seiring membaiknya pasokan.

Penurunan harga kedua komoditas tersebut menjaga tekanan inflasi dari kelompok ini relatif moderat.

Di Sisi Iain, di bulan Juni 2020 emas perhiasan menjadi satu-satunya komoditas yang mengalami penurunan harga pada kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved