Breaking News:

Pembunuhan Hakim Jamaluddin

Mantan Aspri Hakim Jamaluddin: ''Alhamdulillah, Dihukum Mati Dek''

Zuraida (41 tahun) divonis bersalah telah melakukan pembunuhan berencana kepada suaminya yang merupakan hakim di PN Medan itu.

Editor: Frandi Piring
Kompas TV Capture Youtube
Terdakwa Zuraida Hanum Zuraida Hanum divonis hukaman mati, terdakwa pembunuhan Hakim Jamaluddin. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dua anak mendiang Jamaluddin, Kenny Akbari Jamal dan Rajif Fandi Jamal, tampak menangis terharu mendengar putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan yang menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap Zuraida Hanum.

Tangis Kenny dan Rahif pecah sesaat hakm membacakan putusan kepada sang ibu tiri yang adalah pembunuh ayah mereka.

Zuraida Hanum (41 tahun) divonis bersalah telah melakukan pembunuhan berencana kepada suaminya yang merupakan hakim di Pengadilan Negeri Medan itu.

Ketua Majelis Hakim, Erintuah Damanik, menyebut bahwa Zuraida bersama Muhammad Jefri Pratama (42) dan Muhammad Reza Fahlevi (29) terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana.

Ketiganya dinyatakan bersalah telah melanggar Pasal 340 KUHPidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1,2 KUHPidana.

"Mengadili menyatakan terdakwa Zuraida Hanum terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuh berencana dan terbukti dengan dakwaan primer serta menjatuhkan pidana dengan pidana mati," tegas hakim Erintuah dengan suara lantang.

Sidang putusan Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin. Terdakwa Zuraida Hanum, M Jefri Pratama dan Reza Pahlevi divonis hukuman mati.
Sidang putusan Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin. Terdakwa Zuraida Hanum, M Jefri Pratama dan Reza Pahlevi divonis hukuman mati. (TRI BUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP)

Putusan terhadap Zuraida ini lebih tinggi dari tuntutan JPU, yaitu penjara seumur hidup.

Sementara, untuk kedua terdakwa lainnya, Majelis Hakim menjatuhkan hukuman yang lebih ringan, yaitu penjara seumur hidup dan 20 tahun penjara.

"Menjatuhkan pidana penjara seumur hidup terhadap terdakwa M Jefri Pratama karena terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana. Sementara untuk terdakwa M Reza Fahlevi dengan pidana penjara 20 tahun," tutur Erintuah.

Mendengar vonis hakim itu, sontak seisi ruangan Cakra 8 di PN Medan menjadi gemuruh.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved