Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Dunia

Meski Menyimpan Luka Mendalam, Wuhan Kembali Normal Setelah 6 Bulan Berlalu, Ini Kondisinya Sekarang

Kembali normal meskipun semua penduduk harus mengenakan masker di mana-mana dan tersimpan luka kesedihan mendalam akan masa-masa mengerikan.

Editor:
(STR / AFP)
Foto file ini diambil pada 15 Mei 2020 menunjukkan pekerja medis mengambil sampel swab dari penduduk untuk diuji untuk virus corona COVID-19 di sebuah jalan di Wuhan di provinsi Hubei tengah Cina. Pihak berwenang China telah menyelesaikan kampanye pengujian coronavirus massal di Wuhan, menemukan hanya 300 hasil positif di antara hampir 10 

TRIBUNMANADO.CO.ID, WUHAN -- Kabar gembira datang dari kota yang menjadi tempat awal pandemi Covid-19.

Diketahui, enam bulan setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengetahui kasus "virus pneumonia" yang kemudian menjadi pandemi virus corona atau Covid-19, negara ini dikabarkan kembali normal.

Menurut informasi yang ada, kehidupan di Wuhan, kota di yang menjadi awal kemunculan virus corona kini kembali normal.

Meskipun semua penduduk harus mengenakan masker di mana-mana dan tersimpan luka kesedihan mendalam akan masa-masa mengerikan saat itu.

Wuhan, kota yang berpenduduk 11 juta jiwa, itu sempat dikurung selama dua bulan sejak dimulai pada akhir Januari lalu.

Seorang wanita mengenakan masker menyesuaikan masker anaknya ketika mereka tiba di Stasiun Kereta Api Hankou di Wuhan untuk mengambil salah satu kereta pertama yang meninggalkan kota di provinsi Hubei tengah Cina awal pada 8 April 2020.
Seorang wanita mengenakan masker menyesuaikan masker anaknya ketika mereka tiba di Stasiun Kereta Api Hankou di Wuhan untuk mengambil salah satu kereta pertama yang meninggalkan kota di provinsi Hubei tengah Cina awal pada 8 April 2020. (Tribunnews.com)

Tak lain penutupan Kota Wuhan ditujukan untuk membantu membasmi virus corona di episenter awal.

Provinsi Hubei dan ibukota kota Wuhan menyumbang sebagian besar dari jumlah kasus positif Covid-19 di China yang sejauh ini berada di angka 83.531 dan 4.634 orang meninggal dunia.

"Seiring berjalannya waktu, situasi epidemi perlahan-lahan menjadi lebih baik dan virus pada dasarnya sudah musnah sekarang," ujar Residen Pan Yuan (35).

"Kita akan melepas masker ketika pergi ke beberapa tempat dengan risiko rendah. Meskipun kita diberitahu tidak perlu memakai masker di Wuhan, masyarakat masih memakai masker, "katanya.

"Saya masih merasa sedih ketika membicarakannya."

Foto yang diambil pada 18 Maret 2020 menunjukkan warga berbaris untuk mengambil daging babi yang dikirim ke kompleks karantina mereka di Wuhan, Provinsi Hubei, China. Pada Kamis (19/3/2020), China melaporkan tidak ada kasus baru dalam virus corona untuk pertama kalinya sejak wabah ini muncul.
Foto yang diambil pada 18 Maret 2020 menunjukkan warga berbaris untuk mengambil daging babi yang dikirim ke kompleks karantina mereka di Wuhan, Provinsi Hubei, China. Pada Kamis (19/3/2020), China melaporkan tidak ada kasus baru dalam virus corona untuk pertama kalinya sejak wabah ini muncul. (STR / AFP)

China telah berhasil menahan laju penyebaran wabah, berkat sejumlah langkah seperti pengujian luas dan pelacakan terhadap mereka yang berhubungan dekat dengan yang terpapae, meskipun bulan ini Beijing kembali menghadapi bertambahnya kasus baru.

"Ketika terjadi pada setengah tahun yang lalu, orang-orang takut akan hal itu. Saya merasa tertekan, stres karena bisa menjadi ancaman bagi keluarga saya, "tutur Li Chao, seorang ayah berusia 32 tahun di Wuhan.

"Berkat upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat bersama-sama, epidemi telah menghilang."

"Kehidupan dan pekerjaan secara bertahap kembali normal."

Lalu lintas di jalan meningkat dan orang berbelanja di pasar dan kembali bekerja di kantor, dengan penerapan protokol tambahan seperti pemeriksaan suhu tubuh.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved