Informasi Kesehatan

Apa itu Terapi Antibodi Monoklonal untuk Obati Covid-19? Berikut Penjelasannya

Ilmuwan dan peneliti di seluruh dunia masih terus berlomba dalam menyempurnakan produksi vaksin untuk melawan virus corona baru.

Shutterstock
Ilustrasi peneliti mengambil plasma darah dari pasien yang sembuh dari Covid-19. Plasma konvalesen atau plasma pulih untuk dijadikan terapi antibodi bagi pasien Covid-19 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Plasma darah pasien yang telah sembuh dari infeksi dipenuhi antibodi yang dapat melawan virus flu pada saat itu. 

Manfaat plasma pulih juga telah dipergunakan untuk mengobati flu parah, MERS dan SARS.

Oleh sebab itu, Ilmuwan dan peneliti di seluruh dunia masih terus berlomba dalam menyempurnakan produksi vaksin untuk melawan virus corona baru.

Paling tidak, vaksin untuk penyakit ini baru akan tersedia beberapa bulan mendatang.

Tunjukkan Gejala Berbeda-beda, 18 Anggota Keluarga di Kebon Jeruk Positif Covid-19

Namun, perawatan atau terapi yang paling memungkinkan saat ini adalah dengan menggunakan antibodi dari pasien yang telah sembuh dari infeksi virus SARS-CoV-2.

Melansir CNN, Senin (29/6/2020), antibodi adalah protein yang dibuat untuk melawan infeksi di dalam tubuh.

Sejak era Victoria, para ilmuwan telah memanfaatkan perlindungan alami ini untuk perawatan.

Bahkan, selama pandemi flu tahun 1918, dokter telah membuktikan plasma darah pasien yang telah sembuh dari infeksi dipenuhi antibodi yang dapat melawan virus flu pada saat itu.

Manfaat plasma pulih juga telah dipergunakan untuk mengobati flu parah, MERS dan SARS.

Saat ini, sejumlah dokter di Amerika Serikat juga telah mulai melihat beberapa keberhasilan plasma pulih dalam mengobati pasien Covid-19.

Halaman
123
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved