Breaking News
Senin, 4 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Donald Trump Batal Main Golf Karena Khawatir Terinfeksi Virus Corona

Awalnya Trump berencana menghabiskan akhir pekan untuk bermain golf di Bedminster, New Jersey, dengan menaiki Air Force One untuk menuju ke sana

Tayang:
Editor: Finneke Wolajan
Timesofisrael.com
Presiden AS Donald Trump 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kekhawatiran akan virus corona di Amerika Serikat membuat sang presiden, Donald Trump, batal main golf.

Gedung Putih mengumumkan pembatalan tersebut, hanya beberapa jam sebelum keberangkatan sang presiden.

Awalnya Trump berencana menghabiskan akhir pekan untuk bermain golf di Bedminster, New Jersey, dengan menaiki Air Force One untuk menuju ke sana.

Meski begitu, Judd Deere juru bicara kepresidenan mengatakan, pembatalan itu tak ada hubungannya dengan aturan baru 14 hari karantina yang dibuat Gubernur New Jersey, untuk orang-orang yang datang dari negara bagian dengan jumlah kasus tinggi.

Sementara itu Trump pada Selasa (23/6/2020) baru saja berkampanye di Arizona, negara bagian yang mengalami lonjakan kasus tinggi.

Perintah eksekutif untuk hukuman perusak patung

Donald Trump pada Jumat (26/6/2020) menandatangai perintah eksekutif untuk menuntut perusak patung di tempat umum.

Diberitakan AFP, Trump rela melewatkan akhir pekannya bermain golf di New Jersey demi menandatangani perintah eksekutif ini.

Perintah eksekutif ini dikeluarkan menyusul terjadinya kerusuhan besar di hampir seluruh penjuru AS akibat kematian pria Afrika-Amerika George Floyd.

Di beberapa kota para demonstran merobohkan atau merusak patung serta tugu-tugu peringatan bersejarah - seperti para pemimpin Konfederasi - yang melakukan perbudakan.

"Saya baru saja mendapat hak istimewa untuk menandatangani Perintah Eksekutif yang sangat kuat untuk melindungi Monumen, Tugu, dan Patung-patung Amerika - dan memberantas kekerasan baru-baru ini," tulis Trump di Twitter.

"Hukumlah di penjara yang lama untuk tindakan melawan hukum terhadap Negara Besar kita!" imbuhnya.

Lebih lanjut Trump menerangkan, ia awalnya hendak ke Bedminster, New Jersey, akhir pekan ini, tapi akhirnya tetap di Washington DC untuk memastikan hukum dan perintahnya ditegakkan.

Di Washington pengunjuk rasa telah merobohkan patung Jenderal Konfederasi Albert Pike, sedangkan para demonstran lainnya minggu ini gagal menyerang patung Presiden Andrew Jackson di dekat Gedung Putih. Jackson adalah seorang pemilik budak.

Mereka yang telah merobohkan atau merusak monumen "tidak mencari apa-apa selain menghancurkan apa pun yang memperingati masa lalu kita, dan untuk menghapus ingatan publik bahwa masa lalu kita layak dihormati," demikian keterangan Gedung Putih yang dikutip AFP.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved