Pembunuhan Hakim Jamaluddin
Gelagat Zuraida Hanum saat Dituntut Hukuman Seumur Hidup, Jaksa Terdengar Tanpa Ampun
Hal tersebut terjadi saat Jaksa Penuntut Umum membacakan tuntutan dihadapan Majelis Hakim Erintuah Damanik.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dalam lanjutan sidang pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin yang beragendakan tuntutan penuntut umum memperlihatkan ketiga terdakwa didalam video confrence (vidcon).
Pemandangan paling mencolok terlihat dari wajah Zuraida Hanum yang biasanya terlihat tegar, kini ia meneteskan air mata.
Hal tersebut terjadi saat Jaksa Penuntut Umum membacakan tuntutan dihadapan Majelis Hakim Erintuah Damanik.
Zuraidah Hanum berulangkali menghapus wajahnya dengan tisu yang dipegangnya.
Selain itu, Zuraida Hanum terlihat beberapa kali menundukkan kepalanya.
Pandangan kosong juga terlihat di dalam wajahnya.

Saat jaksa sampai pada kesimpulan dan tuntutan, terlihat Zuraida Hanum malah kembali tegar dan fokus mengikuti persidangan.
Diketahui Zuraida Hanum, dihukum dengan hukuman seumur hidup oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Parada Situmorang.
Zuraida Hanum dituntut bersama-sama dengan dua eksekutor lainnya.
Menurut Jaksa, ketiga terdakwa tersebut telah tega menghilangkan nyawa korban Jamaluddin selaku Hakim Pengadilan Negeri Medan.
Dalam nota tuntutannya, tim jaksa tidak menemukan hal yang meringankan pada diri ketiga terdakwa. (cr2/tri bun-medan.com)
3 Alasan Jefri Pratama Bantu Zuraida Hanum Bunuh Hakim Jamaluddin
Dalam sidang sebelumnya, Jumat (15/5/2020), terungkap alasan Jefri Pratama (42) membandu Zuraida Hanum membunuh hakim Jamaluddin.
Di hadapan majelis hakim yang diketuai Erintuah Damanik, Jefri Pratama mengaku sangat sayang dengan Zuraida Hanum, istri dari hakim Jamaluddin.
Jefri juga merasa tidak tega melihat Zuraida Hanum yang kerap curhat karena merasa tertekan dengan perilaku hakim Jamaluddin.