Sulut Maju

Gubernur Olly Bawa 4,1 Ton Kopra Curah untuk Dijual, GM PT MNS Terkejut

Kolase / Tribun manado / Christian Wayongkere
Eddy Kho General Manager PT Multi Nabati Sulawesi (MNS), saat mendampingi lawatan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Rita Dondokambey Tamuntuan, Ir Maurits Mantiri Wakil Wali Kota Bitung, Kapolres Bitung AKBP FX Winardi Prabowo dan unsur TNI dari Sub Denpom Bitung serta Deputy GM Tepen Sianipar 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Eddy Kho General Manager (GM) PT Multi Nabati Sulawesi (MNS) di Kota Bitung Provinsi Sulut, terkejut dengan kedatangan Olly Dondokambey Gubernur Sulut menjual kopra curah, Senin (8/6/2020).

Terinformasi Olly membawa 4,1 ton kopra curah dan langsung di bongkar di gudang koprah PT MNS di wilayah Wangurer Bitung.

"Suatu kejutan bagi kami mendadak di hari Senin setelah kemarin libur. Tiba-tiba pak gubernur datang dengan membawa dump truknya sendiri, langsung mengantarkan kopra beliau ke pabrik kami," cerita Eddy diwawancarai Tribunmanado.co.id, usai menerima lawatan rombongan Gubernur.

Apa yang dilakukan Gubernur Olly, merupakan suatu kebanggaan buat perusahaan minyak yang bernaung di Wilmar Grup.

Pihaknya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada gubernur dan jajarannya.

BREAKING NEWS: Orang Nomor Satu Sulut Olly Dondokambey Jual Kopra di PT Multi Nabati Sulawesi 

Karena ini mencerminkan kepedulian perhatian ekstra gubernur terhadap masyarakat Sulut dan khususnya juga untuk masyarakat Bitung.

Selama mendampingi Olly melakukan lawatan dan perjalanan menuju pabrik, Olly banyak bercerita bagaimana meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Beliau lagi mencoba untuk sistem pengeringan kopra, mudah-mudahan dalam beberapa waktu kedepan beliau akan ekspose dan setiap pemerintah daerah akan membangun satu fasilitas ini demi untuk membantu masyarakat," jelasnya.

Pihaknya juga menyarankan sama seperti yang disampaikan Gubernur, kepada para petani Kopra terkait perbaikan mutu kopra.

Disnaker Kotamobagu Siap Fasilitasi Aduan Karyawan Terkena PHK Saat Pandemi Corona

Terutama kadar air atau pengeringannya berhasil, otomatis mutu kopra di Sulut akan meningkat.

Dengan meningkatnya mutu kopra di Sulut, harga jual akan meningkat dan perusahan juga akan mendapat hasil minyak goreng yang berkualitas.

"Jadi intinya perhatian beliau terhadap ekonimi masyarakat begitu besar," tambahnya.

Satu penghargaan terbesar bagi pihak perusahan karena kunjungan yang sangat mendadak, di luar dari dugaan dan pikiran di mana beliau datang membawa kendaraan sendiri, pakai celana pendek persis seorang yang lagi di kebun.

"Jadi protokol kita harus masuk ke pabrik tanpa harus ada celana panjang itu terpaksa harus kita jalankan juga. Karena menghargai usaha beliau yang sungguh untuk kemajuan usaha di Sulut ini. Bersyukur pabrik masih jalan antisipasi kita agar, konsumen, pekerja kita bebas dari Covid dengan tetap menerapkam protokol tetapkan dijalankan," tandasnya. (crz)

Jangan Tempatkan Tenaga Medis Sebagai Garda Terdepan