Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Boltim

Tak Ada Perubahan Penjagaan di Perbatasan Boltim, Dinkes: Petugas Sudah Bekerja Sesuai Prosedur

Jumlah pasien yang positif terinfeksi virus corona di Indonesia makin hari kian bertambah, kini mencapai 993 Kasus

Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Siti Nurjanah
Pos Penjagaan Perbatasan antara Boltim-Mitra 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Jumlah pasien yang positif terinfeksi virus corona di Indonesia makin hari kian bertambah, kini mencapai 993 Kasus .

Dengan demikian, total kasus Covid-19 hingga Sabtu (6/6/2020) pukul 12.00 WIB mencapai 30.514 kasus.

Khusus untuk Sulawesi Utara (Sulut) sendiri terjadi penambahan pasien terkonfirmasi virus corona atau Covid-19.

Sesuai data update Sabtu (6/6/2020) di Sulut bertambah 79 Orang sehingga menjadi 470 Kasus.

Kepala BKPSDM Rezha Mamonto: Ibu Hamil Tidak Wajib Masuk Kantor

Terkait bertambahnya kasus positif di Sulut, apakah daerah di Sulut memperketat penjagaan di perbatasan? Termasuk daerah yang masuk zona hijau seperti Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Menjawab hal teesebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim Eko Marsidi saat dikonfirmasi Tribunmanado.co.id, Minggu (7/6/2020), menerangkan, perbatasan pintu masuk Kabupaten Boltim masih tetap seperti biasa.

"Karena mereka yang bertugas di perbatasan sudah bekerja sesuai prosedur yang ada," ucapnya.

Lanjutnya, seperti biasa dalam hal ini, orang ke luar masuk Boltim tetap dicek suhu tubuhnya, diperiksa kendaraan hingga pemeriksaan surat perjalanan.

Bisnis Covid-19?

"Yang suhu tubuh tinggi tidak akan bisa masuk atau disuruh kembali, dan apabila ada urusan mendesak harus memperlihatkan surat perjalanan dari daerah asal," ujarnya.

Ia menambahkan, semua tergantung masyarakat di dalamnya (masyatakat Boltim) harus punya kesadaran tinggi dengan mematuhi anjuran pemerintah dengan tetap menjalankan protap kesehatan pencegahan Covid-19.

"Boltim zona hijau, saya rasa itu semua selain berkat pemerintah yang begitu gencar memerangi Covid-19, juga karena masyarakat punya kesadaran tinggi," ucapnya.

Ia menjelaskan, terkait new normal di Boltim sendiri tanpa disadari sebelum oenerapan new normal sudah dalam keadaan new normal, hanya yang membedakan para pegawai kembali masuk kantor.

"Kalau masyarakatnya, saya rasa sebelum pmberlakuan new normal, tingkah laku dan pola hidupnya tanpa disadari sudah melakukan new normal, melakikan aktivitas denga tetap mengikuti anjuran pemerintah, menjaga jarak, pakai masker, hindari kerumunan hingga rajin cuci tangan," ucapnya. (ana)

BREAKING NEWS: Bayi Perempuan Usia Setahun Asal Tomohon Sembuh dari Covid-19, Dirawat 18 Hari

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved