Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Kesehatan

Antara Daging Sapi, Ayam, dan Ikan Mana yang Paling Rentan Picu Kolesterol Tinggi?

Kolesterol yang dapat diatur dalam kadar yang sesuai sebenarnya baik untuk tubuh dalam membantu membangun se-sel baru agar tubuh bisa tetap berfungsi

Editor: Indry Panigoro
Istimewa
Pedagang daging sapi di sebuah pasar 

Kandungan kolesterol itu hampir setara dengan keju keras yang mencapai 70-100 mg per 100 gram.

Karena kandungan kolesterol ini, masarakat pun kemudian tak dianjurkan untuk makan beberapa jenis produk pangan hewani secara bersama-sama, misalnya daging sapi dengan ikan atau kerang.

Apabila hal itu tetap dilakukan, maka makin banyak asupan kolesterol yang masuk ke dalam tubuh.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pernah menganjurkan batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kecukupan.

Artinya, masyarakat disarankan tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan berlemak seperti daging karena di samping dapat mengurangi gizi dari makanan lain, juga berakibat pada gangguan penyakit seperti penyempitan pembuluh darah arteri dan penyakit jantung koroner.

 Kolesterol tak melulu berhubungan dengan sesuatu yang buruk.

Kolesterol adalah senyawa gizi yang penting dalam mempertahankan kehidupan dan fungsi tubuh secara normal.

Kolesterol merupakan bagian dari semua membran sel dan kira-kira 2/3 dari kolesterol ditemukan di dalam tubuh manusia dewasa yang diproduksi di organ hati.

Sementara, 1/3 dari kolesterol diperoleh dari makanan yang dikonsumsi.

Tingkat kolesterol di dalam tubuh tersebut diatur oleh sistem pengaturan alamiah tubuh.

Pada masing-masing orang, sistem pengaturan itu punya kemampuan yang berbeda.

9 Tanda Penyakit Jantung, Nomor 4 Sering Dikira Gejala Penyakit Lain

Mengenal kolesterol jahat dan kolesterol baik

Kolesterol yang dapat diatur dalam kadar yang sesuai sebenarnya baik untuk tubuh dalam membantu membangun se-sel baru agar tubuh bisa tetap berfungsi secara normal.

Menjadi berbahaya, jika sampai terjadi tingkat kolesterol yang berlebih dalam darah.

Kondisi inilah yang salah satunya menjadi sumber penyakit penyumbutan pembuluh darah jantung atau dikenal dengan penyakit jantung koroner.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved