Berita Heboh

Seorang Warga Kulit Hitam Pemilik Restoran Tewas Ditembak Polisi yang Bubarkan Demo di Kentucky

Pemenmbakan terjadi ketika polisi dan pasukan Garda Nasional menembakkan senjata ketika membubarkan kerumunan.

AFP/Seth Herald
Tampak sejumlah demonstran melakukan aksi unjuk rasa atas kematian George Floyd, di Detroit, Michigan, Amerika Serikat, Minggu (31/5/2020) waktu setempat. Meninggalnya George Floyd, seorang pria keturunan Afrika-Amerika, saat ditangkap oleh polisi di Minneapolis beberapa waktu lalu memicu gelombang aksi unjuk rasa dan kerusuhan di kota-kota besar di hampir seantero Amerika Serikat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KENTUCKY - Kerusuhan di Amerika Serikat masih terus berlangsung.

Bahkan, aksi demo ini semakin menjadi-jadi.

Situasi ini bisa memicu kondisi keamanan di AS semakin rapuh.

Terbaru, seorang pemilik restoran kulit hitam ditembak mati di Kentucky pada Senin pagi (1/6/2020), ketika polisi dan

pasukan Garda Nasional menembakkan senjata ketika membubarkan kerumunan yang memprotes pembunuhan polisi

terhadap warga Amerika keturunan Afrika, George Floyd.

Wali Kota Kentucky Greg Fischer mengatakan pada konferensi pers pada hari Senin, kepala polisi di Louisville dipecat

dan dua petugas diberi cuti administratif setelah pihak berwenang mengetahui bahwa petugas telah menembakkan

senjata mereka tanpa menggunakan kamera tubuh untuk merekam apa yang terjadi. 

"Kami mengalami tragedi mengerikan semalam di 26th dan Broadway.

Halaman
1234
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved