Update Virus Corona Boltim
Dinas Kesehatan Boltim Lakukan Rapid Test Kepada Seluruh Tenaga Kesehatan
Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melakukan rapid test kepada seluruh pegawai tenaga kesehatan di wilayah Boltim
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melakukan rapid test kepada seluruh pegawai tenaga kesehatan di wilayah Boltim, Selasa (2/5/2020).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim Eko Marsidi mengatakan, rapid tes dilakukan kepada seluruh tenaga kesehatan di wilayah Boltim.
"Sebelumnya juga kami sudah melakukan rapid tes kepada para dokter, sopir hingga pegawa ASN maupun THL kesehatan," ucapnya.
Ia menambahkab, pihaknya berkeinginan melakukan rapid kepada semua pegawai, tapi selama pegawainya tidak tinggal di Boltim maka akan sia-sia rapidnya.
• 50 Tenaga Medis Penanganan Covid-19 di RSUP Ratatotok Bakal Terima Insentif
"Ke depan kami akan rapid semua petugas perbatasan katena resiko terpapar," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinkes dr Nyoman Suija mengatakan, rapid test dilakukan kepada seluruh tenaga kerja kesehatan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di lingkup wilayah Boltim.
"Dari total 39 ASN Dinas Kesehatan, sudah di rapid test 37 orang, 2 orang sisanya sedang tugas luar. Sementara untuk tenaga honorer, dari total 24 orang, sudah dirapid test sekitar 16 orang dan sisanya masih dalam perjalanan," ucapnya.
Ia menambahkan, tujuan dilakukannya rapid test karena tim kesehatan adalah garda terdepan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
• Lion Air Group Stop Sementara Penerbangan Mulai 5 Juni 2020, Banyak Penumpang Tak Patuhi Aturan
"Tenaga kesehatan yang selalu berkontak langsung atau berhadapan langsung dengan masyarakat, yang ditakutkan mereka (tenaga kesehatan) berkontak langsung dengan Orang Tanpa Gejala (OTG)," ucapnya.
Sementara itu, pihaknya juga merencanakan untuk melakukan secara umum dimulai dari perkantoran pemerintah.
"Jadi rencananya yang akan didahulukan adalah instansi pemerintah yang melibatkan banyak orang atau seperti pelayanan umum kepada masyatakat, seperti Disdukcapil, DPM-PTSP hingga kantor perbankan. Tapi itu semua masih menunggu koordinasi dengan Pemkab Boltim, karena selain rapid tes yang disediakan juga para pegawai harus siap dalam artian tinggal di Boltim," ujarnya. (ana)
• Dampak Pandemi Covid-19, Keberangkatan 34 Jemaah Calon Haji Boltim Tertunda