Virus Corona
ADA 2 Orang Anggota KKB Reaktif Rapid Test Virus Corona, Mereka Ditangkap Polisi Setelah Isolasi
TW dan YM ditangkap saat keluar dari shelter wisma atlet Mimika seusai menjalani isolasi karena reaktif rapid test virus corona atau COVID-19.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dua anggota KKB di Papua terjaring Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat (PSDD).
Mereka pun menjalani pemeriksaan rapid test virus corona atau COVID-19. Dan hasilnya adalah reaktif
Anggota KKB itu pun diisolasi.
Selama menjalani masa isolasi, 2 anggota KKB itu terus dipantau oleh polisi.
Simak kronologi hingga terjadi penangkapan dua anggota kelompok kriminal bersenjata atau KKB Papua tersebut.
Dua anggota KKB Papua berinisial TW dan YM itu mengaku sebagai anggota Joni Botak yang ikut dalam penyerangan karyawan PT Freeport 30 Maret lalu.
Seperti diketahui, lompleks Perkantoran PT Freeport Indonesia (PTFI) Kuala Kencana diserang oleh KKB Papua pada 30 Maret 2020 siang.
Insiden itu mengakibatkan seorang pekerja berkewarganegaraan Selandia Baru, Graeme Thomas Wall meninggal dunia.
TW dan YM ditangkap saat keluar dari shelter wisma atlet Mimika seusai menjalani isolasi karena reaktif rapid test virus corona atau COVID-19.
Berikut kronologinya dilansir dari Kompas dalam artikel '2 Anggota KKB Ditangkap Usai Jalani Isolasi di Shelter karena Reaktif Rapid Test'
1. Sudah dapat info sebelumnya
Polisi sebelumnya mendapatkan informasi ada anggota jaringan KKB Papua Kali Kopi turun ke Kota Timika, baik pasukan maupun penyuplai bahan makanan termasuk TW dan YM.
Kemudian, pihaknya kembali mendapat informasi bahwa TW dan YM berada di shelter wisma atlet karena terjaring Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat (PSDD), Jumat (22/5/2020).
Seperti diketahui, saat penerapan PSDD, warga dilarang beraktivitas dari pukul 14.00 WIT hingga 06.00 WIT.
2. Reaktif rapid test COVID-19