News

Presiden Joko Widodo Meminta Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diteruskan Hingga Surabaya

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai mengikuti rapat terbatas terkait evaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN)

istimewa
Bor raksasa yang didatangkan dari Zhanghuabang Wharf, Shanghai Tiongkok, bakal mempercepat royek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB), Rabu (27/3) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mengenai pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung diminta Presiden untuk diteruskan sampai ke Surabaya

Kabarnya Presiden Joko Widodo meminta agar proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dilanjutkan sampai ke Surabaya.

Terkait hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai mengikuti rapat terbatas terkait evaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN), Jumat (29/5).

Sebar Video Tuntut Presiden Joko Widodo Mundur saat Pandemi, Pecatan TNI AD Terancam Pasal Berlapis

M Qodari Kritik soal Pembukaan Mall, Pemerintah Dianggap Tak Konsisten

Tunjangan PNS DKI Jakarta Dipotong 25 Persen, Anies Baswedan: Untuk Mengamankan Anggaran Bansos

Presiden Joko Widodo berjalan saat meninjau kesiapan penerapan prosedur standar new normal (normal baru) di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Selasa (26/5/2020). Dalam tinjauan kali ini, Jokowi menyampaikan pengerahan TNI/Polri secara masif di titik-titik keramaian untuk mendisiplinkan masyarakat dengan tujuan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan sesuai ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo berjalan saat meninjau kesiapan penerapan prosedur standar new normal (normal baru) di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Selasa (26/5/2020). Dalam tinjauan kali ini, Jokowi menyampaikan pengerahan TNI/Polri secara masif di titik-titik keramaian untuk mendisiplinkan masyarakat dengan tujuan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan sesuai ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

"Program kereta cepat Jakarta-Bandung, arahan Pak Presiden kereta cepat ini dilanjutkan".

"Artinya, perencanaannya dari Jakarta-Bandung, Bandung-Surabaya sehingga tentu nanti akan ditindaklanjuti oleh Menteri BUMN," ujar Airlangga.

Airlangga mengatakan, berdasarkan laporan Menteri BUMN, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ini mengalami pembengkakan biaya melebihi budget (cost overrun) akibat adanya keterlambatan pengerjaan selama 1 tahun.

Karena itu Airlangga pun mengatakan, Jokowi telah meminta untuk melanjutkan proyek ini diadakan penambahan konsorsium.

"Diusulkan konsorsium bisa ditambah oleh konsorsium dari Jepang," kata Airlangga.

Ilustrasi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Ilustrasi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Kompas.com)

Tak hanya proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung, saat ini ada pula proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya yang masih dalam rahap studi kelayakan.

Meski begitu, bila proyek kereta cepat Jakarta-Bandung diperpanjang sampai Surabaya, Airlangga menyebut kedua proyek tersebut akan diintegrasikan.

Lebih lanjut, Airlangga pun menyebut rencana ini masih harus dikaji baik antara anggota konsorsium, rute hingga total investasi proyek ini.

Editor: Glendi Manengal
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved