News
Presiden Joko Widodo Meminta Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diteruskan Hingga Surabaya
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai mengikuti rapat terbatas terkait evaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN)
TRIBUNMANADO.CO.ID - Mengenai pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung diminta Presiden untuk diteruskan sampai ke Surabaya
Kabarnya Presiden Joko Widodo meminta agar proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dilanjutkan sampai ke Surabaya.
Terkait hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai mengikuti rapat terbatas terkait evaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN), Jumat (29/5).
• Sebar Video Tuntut Presiden Joko Widodo Mundur saat Pandemi, Pecatan TNI AD Terancam Pasal Berlapis
• M Qodari Kritik soal Pembukaan Mall, Pemerintah Dianggap Tak Konsisten
• Tunjangan PNS DKI Jakarta Dipotong 25 Persen, Anies Baswedan: Untuk Mengamankan Anggaran Bansos

"Program kereta cepat Jakarta-Bandung, arahan Pak Presiden kereta cepat ini dilanjutkan".
"Artinya, perencanaannya dari Jakarta-Bandung, Bandung-Surabaya sehingga tentu nanti akan ditindaklanjuti oleh Menteri BUMN," ujar Airlangga.
Airlangga mengatakan, berdasarkan laporan Menteri BUMN, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung ini mengalami pembengkakan biaya melebihi budget (cost overrun) akibat adanya keterlambatan pengerjaan selama 1 tahun.
Karena itu Airlangga pun mengatakan, Jokowi telah meminta untuk melanjutkan proyek ini diadakan penambahan konsorsium.
"Diusulkan konsorsium bisa ditambah oleh konsorsium dari Jepang," kata Airlangga.

Tak hanya proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung, saat ini ada pula proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya yang masih dalam rahap studi kelayakan.
Meski begitu, bila proyek kereta cepat Jakarta-Bandung diperpanjang sampai Surabaya, Airlangga menyebut kedua proyek tersebut akan diintegrasikan.
Lebih lanjut, Airlangga pun menyebut rencana ini masih harus dikaji baik antara anggota konsorsium, rute hingga total investasi proyek ini.