Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Pentagon: Hadapi Semua Musuh, AS Siapkan Pasukan Nuklir

Kabarnya dari Pentagon menyatakan, pasukan nuklir Amerika Serikat (AS) siap menghadapi dan mencegah semua musuh termasuk Korea Utara.

Editor: Glendi Manengal
Internet
Ilustrasi bom nuklir 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabarnya dari Pentagon menyatakan, pasukan nuklir Amerika Serikat (AS) siap menghadapi dan mencegah semua musuh termasuk Korea Utara.

Pernyataan ini menyusul kebijakan Pyongyang yang menempatkan pasukan bersenjata strategis pada operasi siaga tinggi.

Drew Walter, Deputi Menteri Pertahanan AS untuk Urusan Nuklir, mengatakan, negeri uak Sam mengetahui ukuran cadangan nuklir Korea Utara dan tidak sebesar milik negara-negara bersenjata nuklir lainnya.

Catat, Ini 13 Gejala Virus Corona

Trump Beri Pilihan ke Iran, Negosiasi dengan AS atau Keruntuhan Ekonomi Akibat Sanksi!

Menhan China Mengaku Konflik Antara AS dan China Sudah Berisiko Tinggi

Militer Korut
Militer Korut (AFP)

"Departemen Pertahanan AS telah mengambil pandangan bahwa pasukan nuklir kami, sebagaimana adanya.

siap dan kuat dan mencegah semua musuh, apakah itu dari Rusia, China, Korea Utara yang berpotensi, atau Iran," katanya.

"Saya tidak melihat kemampuan baru yang sangat istimewa dari Korea Utara dalam hal itu,"

ujar Walter dalam sebuah seminar virtual yang digelar Institut Mitchell untuk Studi Aerospace, Selasa (26/5), seperti dikutip kantor berita Yonhap.

"Kami memiliki gambaran yang cukup layak mengenai apa yang bisa dihasilkan Korea Utara dalam kapasitas nuklir sejauh ini," kata dia.

"Mereka belum dalam skala seperti beberapa musuh potensial bersenjata nuklir kami yang lain".

Sebelumnya, mengutip kantor berita Korean Central News Agency (KCNA).

Yonhap melaporkan, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un muncul menggelar pertemuan dengan sejumlah petinggi militer untuk membahas kebijakan baru guna meningkatkan pencegahan perang nuklir.

Kim Jong-un memimpin rapat bersama Komisi Militer Pusat dari Partai Buruh yang berkuasa di Korea Utara.

Selain soal nuklir, rapat itu juga membahas langkah-langkah militer yang penting untuk meningkatkan pasukan bersenjata Korea Utara secara keseluruhan.

"Yang ditetapkan dalam pertemuan itu adalah kebijakan baru untuk lebih meningkatkan pencegahan perang nuklir negara itu (Korea Utara) dan menempatkan pasukan bersenjata strategis pada operasi siaga tinggi.

Tentara Amerika Serikat berpose di Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar. Di pangkalan ini Amerika Serikat menempatkan 10.000 pasukannya.
Tentara Amerika Serikat berpose di Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar. Di pangkalan ini Amerika Serikat menempatkan 10.000 pasukannya. (YOUTUBE)

Sejalan dengan persyaratan umum untuk pembangunan dan pengembangan angkatan bersenjata negara itu," kata KCNA, Minggu (24/5).

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved