Informasi Kesehatan

Penggunaan Sabun Batangan Selama Pandemi Corona, Bisakah Bakteri Hidup di Batang Sabun?

Sabun batangan banyak dicari karena lebih berkelanjutan, lebih mudah ditemukan dan biasanya lebih murah daripada sabun cair.

© AllaSerebrina / depositphotos
Mitos seputar kesehatan: Pakai sabun batang menularkan bakteri 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebagian besar dari kita merasa nyaman menggunakan sabun cair selama pandemi virus corona, karena memungkinkan setiap pengguna untuk memompa botol pencet mereka sendiri. Tapi bagaimana dengan sabun batangan?

Kita semua tentu ingin melindungi diri dari virus corona, dan kita membuktikannya dengan memakai masker, mencuci pakaian kita dengan benar, dan mencuci tangan dengan sabun dan air sesering mungkin, yang secara efektif menghilangkan virus.

Seperti kita tahu, sabun batangan banyak dicari karena lebih berkelanjutan, lebih mudah ditemukan dan biasanya lebih murah daripada sabun cair.

Penyebar Video Haters Syahrini: Ibu Rumah Tangga Suka Main Medsos

Apalagi itu satu-satunya pilihan sabun bebas plastik dan dapat digunakan untuk membersihkan tangan, tubuh dan wajah.

Tetapi ketika sabun batangan digunakan bersama dengan beberapa orang, apakah itu higienis dan aman untuk digunakan selama pandemi?

Atau sabun itu bisa menjadi tempat berkembang biak yang berbahaya untuk virus?

Berikut adalah tanggapan dokter terkait hal ini.

Perlu digarisbawahi, sabun bekerja melawan virus corona dengan merusak membran lipid yang mengelilingi virus, dan menyebabkannya berantakan.

Sederhananya, ilmu pengetahuan telah menunjukkan bahwa virus tidak dapat hidup dengan sabun apa pun, termasuk sabun batangan. Itulah sebabnya kamu dianjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air sesering mungkin.

Bahkan menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, mencuci tangan dengan sabun adalah cara paling efektif untuk membunuh virus daripada hanya menggunakan hand sanitizer.

Wahyu Terjerat Dua Kasus Suap: Terima Rp 500 Juta untuk Loloskan Calon KPU Papua Barat

Halaman
123
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved