Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus Corona

Hasil Riset Obat yang Diklaim Trump Dapat Menangkal Covid-19, Malah Lebih Beresiko Kematian

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, untuk menangkal Covid-19 sesungguhnya justru meningkatkan risiko kematian para pasien Covid-19.

Tayang:
Editor: Rhendi Umar
REUTERS/TOM BRENNER via KOMPAS.COM
Donald Trump Konsumsi Obat Hidroksiklorokuin yang Dikaji Menambah Risiko Kematian Pasien Covid-19 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebelumnya dikabarkan bahwa Presiden AS, Donald Trump menggunakan obat untuk menangkal Covid-19.

Diketaui Obat yang dikonsumsi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, untuk menangkal Covid-19 sesungguhnya justru meningkatkan risiko kematian para pasien Covid-19, ungkap sebuah kajian. 

Dari keterangan yang dikaji jurnal ilmiah Lancet itu menyebutkan, penanganan para pasien Covid-19 dengan obat antimalaria hidroksiklorokuin sama sekali tidak ada manfaatnya. 

Baim Wong Ngakak Setelah Tahu Fakta dari Driver Ojol yang Minta Bayar Barang Kiriman Rp 15 Juta

Presiden Joko Widodo Bersama Ibu Iriana dan Kaesang Shalat Id di Halaman Istana Bogor

Penghormatan Prabowo Kepada Mereka yang Berjuang Lawan Covid-19 di Tengah Perayaan Idul Fitri

Obat Malaria hydroxychloroquine
Obat Malaria hydroxychloroquine (kompas.com)

Hidroksiklorokuin aman bagi pasien malaria, serta pasien lupus atau arthritis, namun tidak ada uji klinis yang merekomendasikan hidroksiklorokuin bagi pasien yang terjangkit virus corona

Kajian terbaru melibatkan 96.000 pasien Covid-19. Dari jumlah itu, hampir 15.000 di antara mereka diberikan hidroksiklorokuin, baik sebagai obat tunggal maupun dengan didampingi antibiotik. 

Hasil kajian menyebutkan, pasien-pasien yang besar kemungkinan meninggal di rumah sakit dan mengalami komplikasi detak jantung adalah mereka yang mengonsumsi hidroksiklorokuin

Tingkat kematian antara kelompok pasien Covid-19 sebagai berikut: hidroksiklorokuin 18%, klorokuin 16,4%, pasien-pasien yang tidak mengonsumsi hidroksiklorokuin dan klorokuin 9%.

Adapun pasien yang diberikan hidroksiklorokuin atau klorokuin yang digabungkan dengan antibiotik, tingkat kematian mereka bahkan lebih tinggi. 

Para peneliti mewanti-wanti bahwa hidroksiklorokuin sebaiknya tidak diberikan di luar uji klinis. 

Ketika ditanya mengenai kajian yang dimuat jurnal Lancet ini, Koordinator Gugus Tugas Gedung Putih Penanganan Virus Corona Deborah Birx mengatakan, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah sangat jelas mengenai kerisauan mengenai penggunaan hidroksiklorokuin sebagai obat pencegahan virus corona atau perawatan pasien Covid-19. 

Dr Marcos Espinal, direktur Organisasi Kesehatan Pan American, bagian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menekankan bahwa tidak ada uji klinis yang pernah merekomendasikan hidroksiklorokuin sebagai obat penanganan pasien Covid-19. 

Namun, sebelumnya Donald Trump mengatakan, dirinya mengonsumsi hidroksiklorokuin untuk menangkal virus corona.   

Berbicara di Gedung Putih, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa baru-baru ini dia mulai mengonsumsi obat untuk penyakit malaria dan lupus tersebut.

 "Saya mengonsumsinya selama sekitar satu setengah pekan dan saya masih di sini, saya masih di sini," kata dia. 

Ketika ditanya apa bukti yang dimilikinya bahwa obat itu berfaedah, Trump menjawab, "Ini bukti saya, saya mendapat banyak kabar positif mengenainya." 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved