Berita Sulut

Kemenristek Terima Disinfektan Organik dari Sulut, Ivanry Matu: Bahannya Cengkih dan Asap Cair

Pengusaha asal Sulawesi Utara Ivanry Matu bersyukur disinfektan organik diterima Presiden RI Joko Widodo melalui Kementerian Riset dan Teknologi

Istimewa
Ivanry Matu dengan produk disinfektan organik 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pengusaha asal Sulawesi Utara (Sulut) Ivanry Matu bersyukur disinfektan organik diterima Presiden RI Joko Widodo melalui Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN).

Owner Restauran Ocean27 Malalayang ini mengatakan (Kemenristek/BRIN) melalui Konsorsium Riset dan Inovasi covid-19 membuat program pendanaan riset dan inovasi untuk para peneliti dan perekayasa yang melakukan kegiatan riset dan pengembangan untuk menangani pandemik virus corona.

Konsorsium ini dikoordinasikan oleh kementerian yang dipimpin Prof Bambang Brodjonegoro melibatkan berbagai lembaga riset di bawah Kemenristek/BRIN, pemerintah pusat dan daerah, perguruan tinggi, rumah sakit, organisasi non pemerintah, hingga sektor industri.

"Setelah melewati proses yang ketat, ada ribuan proposal yang masuk dan Presiden Jokowi melaunching 55 produk konsorsium hasil seleksi Kemenristek/BRIN bersamaan dengan momentum Hari kebangkitan Nasional," kata dia, Kamis (21/5/2020).

RINCIAN 30 Kasus Virus Corona Baru di Sulut, 3 Sudah Meninggal, 22 dari Transmisi Lokal Manado

Di Sulawesi utara lewat tim konsorsium sebagai ketua tim dari pihak Universitas Sam Ratulangi yaitu Ir Tineke Langi sebagai pengusul dan peneliti yang bekerja sama dengan Industri.

"Puji syukur dari sekian banyak usulan, salah satu produk yang kita usulkan adalah desinfektan organik dengan bahan-bahan non kimia seperti cengkeh dan liquid smoke (asap cair) dari tempurung kelapa. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara," ujarnya.

Program ini melibatkan triple helix, ada akademisi, pemerintah dan pengusaha.

"Kami berterima kasih kepada Unsrat yang boleh melibatkan kami dari dari sisi pengusaha. Poduk ini dibuat untuk tujuan Kemanusiaan dan solusi bagi seluruh dunia ketika covid-19 melanda," ujarnya.

Stop Stigma Negatif, Gugus Tugas Ajak Masyarakat Tomohon Beri Semangat untuk Pasien Covid-19

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved