Jangan Tertipu! Ini Cara Bedakan Daging Sapi dan Daging Babi, dari Warna Hingga Aroma
Karena secara sepintas memiki bentuk dan warna yang sama. Sehingga banyak kasus penipuan yang dilakukan pedagang dan pembeli pun banyak yang ketipu
TRIBUNMANADO.CO.DI - Menjelang hari raya Idul Fitri, marak terjadi penjualan daging babi.
Apalagi tingginya harga daging sapi, membuat pedagang melakukan oplosan daging.
Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang membongkar praktik curang yang dilakukan oleh pedagang daging sapi di pasar.
Pedagang tersebut mencampurkan barang dagangannya dengan daging babi.
Kepala DKP Kota Tangerang, Abduh Surahman menjelaskan bahwa pihaknya telah melaporkan hal ini kepada polisi.
Jajaran Polrestro Tangerang pun sudah mengamankan yang bersangkutan. "Pelaku berinisial AHM," ujar Abduh kepada Warta Kota, Minggu (17/5/2020).
AHM langsung digiring ke Mapolrestro Tangerang guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Dia yang mengenakan pakaian berwarna hitam bergradasi putih merah dibalut celana jeans tampak tertunduk.
Pelaku dihadapkan dengan sejumlah barang bukti. Seperti daging sapi dan daging babi berikut timbangannya.
Sebanyak sekitar 100 kg daging yang disita petugas dari tangan AHM ini. Terdiri dari 36,6 kg daging babi dan 65,3 daging sapi.
"Pengakuannya dia (AHM) baru berjualan di Pasar Bengkok," ucap Abduh.
Abduh menerangkan bahwa pihaknya telah melakukan operasi besar menjelang Hari Raya Idul Fitri ini. Operasi digelar di Pasar Bengkok, Pasar Anyar dan Pasar Malabar.
"Pelaku berasal bukan dari Tangerang, tapi ngakunya dari Pandeglang," kata Abduh.
Bagi orang awam, daging sapi yang sudah dioplos dengan daging babi tidak akan kelihatan perbedaaannya.
Karena secara sepintas memiki bentuk dan warna yang sama.