Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bolmut

Ingin Mudik, Warga Sulut Sempat Tertahan Berjam-Jam di Perbatasan Bolmut - Gorontalo

Ratusan warga yang yang hendak melakukan perjalanan mudik menuju Provinsi Gorontalo harus rela tertahan selama berjam-jam

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Warga Tertahan di Perbatasam Bolmut-Gorontalo 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO - Ratusan warga yang yang hendak melakukan perjalanan mudik menuju Provinsi Gorontalo harus rela tertahan selama berjam-jam akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Provinsi Gorontalo, Senin (18/5/2020).

Dari pantauan Tribun Manado, terlihat warga memadati pintu masuk wilayah perbatasan antara Desa Tontulow, Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dengan perbatasan masuk antara Provinsi Gorontalo, pagi tadi sekira pukul 09.00 Wita.

Dari informasi yang dirangkum, sejumlah warga yang akan melakukan mudik ke Provinsi Gorontalo tersebut telah datang dari minggu malam, dan menunggu berjam-jam hingga pagi hari tadi untuk masuk ke Provinsi Gorontalo.

Adapun warga yang mulai berdatangan pada senin pagi karena mengetahui penerapan PSBB sudah berakhir, dan ternyata dari informasi masih akan diperpanjang oleh pemerintah Gorontalo, namun sudah terlanjur melakukan perjalanan mudik.

Mantan Kadis Kesehatan Minsel Berpulang, Bupati Minsel Turut Berduka

Akibatnya, hal ini memicu kemacetan panjang diruas jalan perbatasan tersebut sekira 1 kilometer. Puluhan yang kendaraan tertahan pun kebanyakan mengangkut warga atau pemudik yang akan menuju Gorontalo maupun sebaliknya.

Warga yang gelisah dan tak sabar untuk melintas di perbatasan pun keluar dari kendaraan dan memadati area tersebut, beberapa warga tampak tidak menerapkan aturan protokol Sosial Distancing dan menggunakan masker.

Sontak hal tersebut memicu kekhawatiran warga Desa Tontulow, Kecamatan Pinogaluman, warga setempat menjadi takut karena kerumunan tersebut dapat memicu penularan virus Corona.

Sangadi Desa Tontulow Sakir Papeo menjelaskan, kondisi ini dikarenakan mudik jelang lebaran. Akan tetapi dirinya khawatir kerumunan warga tersebut yang dapat menjadi media penularan virus bagi masyarakatnya di Kecamatan Pinogaluman.

Serikat Buruh Keberatan 10 Security dari Perumahan GPI Dirumahkan Tanpa Batas Waktu

"Kita kan tidak bisa tau jikalau mereka sudah terinfeksi atau tidak dan kemudian berteduh atau singga buang air kecil dan lainnya dirumah warga, maka kemungkinan besar warga Bolmut yang ada diperbatasan menjadi rentan terhadap virus ini," ungkap Sangadi.

Dirinya pun mengimbau kepada masyarakat Tontulow agar bisa menahan diri sebab ini aturan PSBB mereka di Provinsi seberang.

“Tetap sabar serta jangan berinteraksi langsung dengan Pemudik sekalipun mereka ingin menumpang buang air kecil atau lainnya," kata dia.

Khasiat Daun Pakoba Bisa Cegah Covid-19, Bisa Diseduh Seperti Minum Teh

Menurut Sangadi, mereka harusnya kembali dan bukan bertahan serta berharap lolos menuju arah Provinsi Gorontalo sehingga mengorbankan situasi dan kondisi anak-anak mereka para pemudik.

"Ini kan sangat berbahaya, apalagi membawa keluarga mereka sendiri," ujarnya.

Sejumlah petugas Polisi juga tampak melakukan penjagaan keamanan.

Kapolsek Pinolaguman IPTU Kornelius SH saat dikonfirmasi Tribun Manado mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim untuk melakukan pengamanan di wilayah perbatasan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved