Virus Corona
2 Perawat Positif Corona, Pemerintah Kota Ambon Menutup Sementara Layanan Kesehatan di Puskesmas
Ambon menutup sementara pelayanan kesehatan di Puskesmas Rijali setelah dua perawatan di puskesmas tersebut positif terkonfirmasi Covid-19.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Wabah virus corona yang berawal dari kota Wuhan, China sampai saat ini masih tersu menyebar luas.
Termasuk berdampak di Indonesia, yang saat ini kasus virus corona terus meningkat setiap harinya.
Terkait hal tersebut dari Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menutup sementara pelayanan kesehatan di Puskesmas Rijali setelah dua perawat di puskesmas tersebut positif terkonfirmasi Covid-19.
• 591 WNI dari Luar Negeri yang Tiba di Indonesia Dinyatakan Positif Virus Corona
• Penjara 3 Tahun, Denda Rp 815 Juta Jika Warga Negara Ini Melanggar Aturan Protokol Kesehatan
• Achmad Yurianto: Wabah Virus Corona Sampai saat Ini Belum Bisa Sepenuhnya Kita Kendalikan
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz mengatakan, penutupan puskesmas tersebut dilakukan selama kurang lebih sepekan.
“Hasil swab atau PCR tes yang keluar ada dua orang perawat dinyatakan positif, sehingga pemerintah mengambil langkah penutupan selama kurang lebih seminggu untuk pelayanan di puskesmas tersebut,” ungkap Joy, melalui video konferensi, Senin (18/5/2020).
Selama penutupan, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Ambon ini mengaku, gugus tugas akan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di puskesmas tersebut untuk mensterilkan ruangan puskesmas.
“Steriliasi dilakukan untuk memastikan semuanya kembali normal dan agar masyarakat tidak khawatir,” ujar dia.
Di samping sterilisasi terhadap puskesmas, di saat yang bersamaan gugus tugas juga akan melakukan tracing dan rapid test pada sejumlah petugas medis di puskesmas itu yang berkontak dengan dua tenaga mdeis yang terkonfirmasi positif tersebut.
Ia meminta kepada masyarakat yang berada di sekitar wilayah pelayanan Puskesmas Rijali untuk sementara dapat berobat ke puskesmas-puskesmas terdekat.
“Untuk sementara waktu, warga yang hendak berobat dapat mendatangi puskesmas-puskemas terdekat,” kata dia.
Sejauh ini, tercatat sebanyak 15 petugas medis di Ambon yang terkonfirmasi Covid-19.
Dari jumlah itu, sebanyak 13 tenaga medis yang terpapar corona diketahui bekerja di RSUD dr Haulussy Ambon.
Berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon, hingga Senin (18/5/2020) jumlah kasus positif Covid-19 di ibu kota Provinsi Maluku itu mencapai 91 kasus.
Rinciannya, 16 pasien dinyatakan sembuh, empat pesien dinyatakan meninggal dunia dan 71 lainnya masih menjalani perawatan.
• Tak Pakai Masker 300 Warga Pelanggar PSBB Dihukum Bersihkan Fasilitas Umum
• Menentang Klaim Teritorial China, Raja Malaysia: Perlu Perhatikan Aktifitas di Laut China Selatan
• Memanas, Raja Malaysia Beri Saran Agar Jangan Menyeret Negara Ini Lagi ke Ketidakpastian Politik
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dua Perawat Positit Corona, Sebuah Puskesmas Ditutup Sementara"