Update Virus Corona Bolmong
Pemkab Giatkan Physical Distancing, Pembangunan Pos di Perbatasan Kotamobagu Dinilai Belum Mendesak
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow belum berencana membangun pos pemeriksaan kesehatan di perbatasan dengan Kotamobagu dan Bolmut
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow belum berencana membangun pos pemeriksaan kesehatan di perbatasan dengan Kotamobagu dan Bolmut.
Physical diatancing dianggap lebih ampuh untuk menangkal Covid-19 masuk Bolmong.
Diketahui dua daerah tetangga tersebut telah mengoleksi lebih dari satu pasien positif Covid-19.
Kotamobagu bahkan berpeluang menjadi daerah transmisi lokal penyebaran Covid-19. "Untuk pos masih akan kita bicarakan lagi," kata Asisten 1 Pemkab Bolmong Dekker Rompas.
• Golkar Sulut Bantu Paket Sayur Bagi Warga Terdampak Covid-19
Rompas mengakui adanya usulan untuk membangun pos pemeriksaan di perbatasan dua daerah tersebut.
Kadis Kesehatan Bolmong Erman Paputungan mengatakan, belum akan dibangun pos pemeriksaan
di batas dua daerah itu dalam waktu dekat.
"Kami masih mengandalkan pos di Poigar dan Passi," ujar dia.
Sebut dia, pendirian pos harus dilihat sisi urgent dan efektifnya. Jika tidak efektif, maka hanya buang tenaga saja.
• Lurah Masarang Apresiasi Aksi Bagi-bagi Sembako Persit Minahasa
"Bagi saya pos lebih pada menjaga psikologis masyarakat," katanya.
Untuk mencegah masuknya Covid-19, pihaknya memilih menggiatkan physical distancing.
Menurut dia, cara itu lebih ampuh. "Jaga jarak, pakai masker dan rajin cuci tangan," katanya. (art)
• Kepala BKPSDM Boltim Tindak Tegas ASN dan Honorer yang ke Luar Daerah Selama Covid-19