Wawancara Khusus
Viral Marah ke Menteri hingga Saling Sindir dengan Bupati Lumajang, Ini Penjelasan Bupati Boltim
Sebelumnya sempat beredar video Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) marah kepada menteri, terkait bantuan untuk warga terdampak virus corona
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Sebelumnya sempat beredar video Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) marah kepada menteri, terkait bantuan untuk warga terdampak virus corona atau Covid-19.
Kemudian viral lagi, Bupati Lumajang yang menyindir Bupati Boltim, yang kemudian dibalas dengan sindiran kepada Bupati Lumajang.
Berikut wawancara eksklusif wartawan Tribunmanado.co.id, bersama Bupati Boltim Sehan S Landjar, Jumat (8/5/2020).
Tribun Manado (TM): Apa yang membuat pak bupati mencak-mencak pada video yang hingga akhirnya video tersebut viral?
Sehan Landjar (SL): Pertama soal surat edaran yang di keluarkan Kementrian Desa (Kemendes) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait bantuan untuk warga terdampak Virus Corona atau Covid-19 yang selalu berubah-ubah membuat kepala daerah bingung untuk melaksanakannya.
• Profil Sehan Landjar, Bupati Boltim yang Adu Mulut dengan Bupati Lumajang Soal BLT Rp 600 Ribu
TM: Apa yang coba pak bupati ingin sampaikan kepada para menteri terkait bantuan Covid-19?
SL: Yang paling utama adalah rakyat dapat makan, soal aturan dapat diabaikan demi kepentingan dan keselamatan masyarakat. Para menteri tentunya menyiapkan regulasi, tapi rakyat sulit menunggu dengan regulasi, karena kebutuhan makan itu sudah sangat mendesak, nah kenapa saya lakukan itu karena sejak tanggal 23 masyarakat saya sudah instruksikan untuk membatasi aktivitas, sementara sebagian masyarakat yang Boltim mencari nafkah di luar daerah.
TM: Apa yang pak bupati sudah lakukan untuk turut mencegah penyebaran mata rantai Covid-19 di Boltim?
SL: Saya memberikan edukasi 8 sampai 6 jam selama 20-an hari di 81 desa, agar masyarakat mengerti dan paham akan bahaya Corona, penyebaran serta cara mencegahnya.
• Bupati Lumajang dan Bupati Boltim Saling Sindir, Ini Tanggapan Pengamat
• Pesan-pesan Kebaikan Ramadan
TM: Saya dengar pak bupati mengambil diskresi?
SL: Ya, saya kemudian mengambil kebijakan meski ada dari Kementerian Desa, Kementerian Sosial, tentang PKH, BLT dan sebagainya. Karena bantuan dari kemensos dan kemendes belum ada, maka saya melakukan tindakan cepat menyediakan bahan makanan terutama beras, gula, minyak dan ikan kaleng.
Saya khawatir masyarakat jika tidak dibantu cepat, mereka akan turun dijalan dan mengamuk.
TM: Apa tanggapan pak bupati soal video viralnya bapak yang kemudian ditanggapi oleh Bupati Lumajang?
SL: Dalam video itu, saya tidak mengkritik para bupati maupun wali kota, saya hanya mengkritik langsung ke pak menteri terkait rakyat saya. Kadang para menteri punya keinginan baik tapi agak lambat, mereka masih berpikir buka rekening inilah-itulah. Presiden juga sangat menginginkan para pemerintah daerah itu cepat, dan mengesampingkan birokrasi-birokrasi yang tidak penting.
TM: Apa harapan pak bupati ke depan?
SL: Presiden saja turun ke jalan hingga masuk lorong-lorong untuk memberikan bantuan. Seharusnya kan kalau presiden di atas mobil maka kitapun harus jalan, bahkan berlari memberikan bantuan. Janganlah nanti presiden yang melakukan, terus guna apa kita begini banyak, menteri, gubernur, bupati, wali kota, camat, lurah, kepala desa, hingga RT/RW. Saya juga berharap semoga birokrasi untuk kepentingan rakyat tak berbelit-belit.
(TRIBUNMANADO.CO.ID/SITI NURJANAH)
• BREAKING NEWS, Kasus Virus Corona di Sulawesi Utara Bertambah jadi 47 Orang
• Jadi Wilayah Zona Merah, Pemkot Tomohon Belum Ada Rencana Usulkan PSBB