Berita Bolsel
PT Marga Dituding Rusak Pipa Air Desa Nunuk, Sangadi: Kami Yang Minta Mereka Bangun Jalan
Pembangunan jalan kebun yang dilakukan oleh PT Marga di Desa Nunuk, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolsel, diprotes oleh warga
Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Pembangunan jalan kebun yang dilakukan oleh PT Marga di Desa Nunuk, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolsel, diprotes oleh warga.
Pasalnya pembangunan jalan yang menuju ke arah bukit tersebut, merusak ratusan meter pipa air yang ada di lokasi tersebut.
Rommy Bibitan salah satu warga Desa Nunuk mengaku jika pipa tersebut sudah rusak selama berbulan-bulan.
"Sudah lama rusaknya, padahal itu dibangun oleh Pemda untuk mengambil air dari sumbernya," ujarnya ketika dihubungi Tribun Manado, Jumat (8/5/2020).
• Viral Marah ke Menteri hingga Saling Sindir dengan Bupati Lumajang, Ini Penjelasan Bupati Boltim
Dirinya menambahkan, pipa yang dirusak juga sudah dibiarkan selama berbulan-bulan.
"Padahal ini fasilitas negara, tapi dibiarkan seperti ini," ucapnya.
Selain itu, longsoran tanah dari pembukaan jalan ini juga mengakibatkan air yang ada di sungai Nunuk menjadi keruh.
"Air di desa kami sudah tak lagi jernih. Pasalnya longsoran tanah tersebut membuat airnya menjadi keruh," bebernya.
• Paket Holtikultura dari Modoinding Siap Dibagikan kepada Masyarakat
Terpisah, Sangadi (Kepala Desa) Nunuk M Luth Gonibala mengaku jika pembukaan lahan pertanian ini adalah permintaan warga.
Dirinya juga membeberkan bila pembongkaran pipa tersebut sudah dikonsultasikan ke Dinas PUPR Bolsel.
"Ini adalah permintaan warga terhadap PT Marga, karena kami ingin memanfaatkan perusahaan yang ada di desa. Sebelum melakukan pembongkaran kami juga sudah berkonsultasi dengan dinas PU," bebernya.
Nantinya setelah jalan selesai dibangun, barulah pipa-pipa tersebut ditanam lagi agar lebih aman.
• Terbaru: 25 Perwira TNI Naik Pangkat, Sosok Jenderal Baru hingga Pangkat Baru Wakasad M Fachruddin
"Karena sebelumnya pipa tersebut hanya digantung seperti itu. Selain itu pemilik tanah tersebut sudah merelakan lahannya dibangun jalan," tegasnya.
Jadi Luth menegaskan tak ada pengrusakkan sama sekali.
"Tak ada yang namanya perusakkan. Itu murni permintaan warga," tegasnya.
• Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Level Rp 14.920 per Dolar AS
Sementara itu, Berry perwakilan PT Marga mengaku jika pembuatan jalan tersebut adalah permintaan warga Desa Nunuk.
Bahkan pihaknya juga meminta warga untuk bekonsultasi dengan Dinas PU.
"Kami tidak merusak, hanya memindahkan saja. Nanti kalau jalannya sudah selesai, maka pipanya akan dipasang lagi," tegasnya. (Nie)
• Nikmati Keindahan Air Terjun Tunan, Akses Mudah Menuju Lokasi