Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tips dan Trik

Kabin Mobil Anda Bau Rokok? Terapkan Tips Ini dengan Usir Menggunakan Kopi

Presiden Direktur XTO Car Care, Christopher Sebastian, mengatakan, menghilangkan bau asap rokok yang tertinggal pada kabin bukanlah perkara yang mudah

(Shutterstock.com)
Ilustrasi merokok sambil berkendara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Selain membahayakan pengemudi dan penumpang lainnya, bau asap rokok juga akan menjadi masalah untuk kabin mobil.

Namun, sampai saat ini masih banyak pengendara yang memiliki kebiasaan menghisap rokok di dalam mobil.

Presiden Direktur XTO Car Care, Christopher Sebastian, mengatakan, menghilangkan bau asap rokok yang tertinggal pada kabin bukanlah perkara yang mudah.

Jangan Sampai Kecanduan, 5 Tips Alihkan Perhatian Sang Buah Hati dari Gadget

“Meskipun sudah disemprot pengharum mobil, bau asap rokok akan kembali muncul, karena sudah menempel pada jok dan karpet,” ujar Christopher kepada Kompas.com, Jumat (08/05/2020).

Christopher mengatakan, ada beberapa tips yang bisa diterapkan oleh pemilik mobil, untuk menghilangkan bau membandel yang disebabkan oleh asap rokok pada kabin mobil.

“Pemilik mobil bisa meletakan bahan alami seperti bubuk kopi, bubuk vanilla, atau kayu manis di dalam mobil. Karena bahan-bahan alami tersebut mempunyai sifat menyerap, dan menyebarkan aroma yang bisa mengalahkan bau dari asap rokok,” katanya.

Pemilik mobil juga harus membersihkan interior mobil dengan vacum cleaner dan mengelap interior seperti jok, dasbor, plafon, dengan cairan pembersih.

“Setelah dibersihkan, nyalakan AC, dan buka kaca mobil sambil berkendara perlahan agar sirkulasi udara dalam kabin menjadi baik,” kata Christopher.

Terakhir Christopher menyarankan, pemilik mobil melakukan fogging untuk menetralisir bau tidak sedap dalam kabin.

“Dengan melakukan fogging, maka bau rokok dalam kabin akan berkurang jauh, bahkan bisa hilang sama sekali. Sehingga kabin menjadi fresh kembali,” ujarnya.

Benua Terbebas dari Virus Corona, Dapat Julukan Daerah Teraman dan Dihuni 5000 Orang

Ini Manfaat Berhenti Merokok

Merokok mati, tak merokok juga mati, enak merokok sampai mati.

Mungkin penggalan kalimat ini sering Anda dengar oleh perokok aktif di sekitar Anda.

Menanggapi hal ini, Ketua Pokja Kanker Paru Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr Elisna Syahruddin, PhD, SpP(K) mengatakan, persoalan rokok menjadi penyebab kematian itu adalah ketika rokok tersebut dibakar dan mengeluarkan asap karsinogenik.

"Kita enggak bilang engak boleh beli rokok. Tidur dengan rokok boleh. Yang enggak boleh itu dibakar rokoknya itu," kata Elisna dalam acara Harapan dan Tantangan: Penatalaksanaan Kanker Paru di Indonesia, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved