Techno
Baterai Aeternus, Pembangkit Listrik Bersumber Udara dari Teknologi Militer
pembangkit listrik baterai dari udara ini hanya berberat 2,5 kilogram bisa dibawa siapa pun dalam ukuran kecil 175mm x 185mm x 85 mm
TRIBUNMANADO.CO.ID - Alat pembangkit listrik baterai dari udara dengan nama Aeternus beratnya hanya 2,5 Kilogram dan bisa dibawa siapapun.
Kabarnya pembangkit listrik baterai dari udara ini hanya berberat 2,5 kilogram bisa dibawa siapa pun dalam ukuran kecil 175mm x 185mm x 85 mm, Aeternus menghasilkan listrik DV12Volts, 40Ah/540Wh. Dapat disambungkan ke inverter bisa mengubah arus menjadi AC100volts-200Volts.
Baterai ini sangat praktis bisa dibawah siapapun, diketahui baterai ini berasal dari teknologi militer korea.
• Misteri Institut Virologi Wuhan, Apa yang Sebenarnya Terjadi dan Apa yang Dikerjakan di Sana?
• Achmad Yurianto: Pasien Corona Kemungkinan 75 Persen Tularkan Orang Lain Jika Tidak Gunakan Masker
"Baterai air zinc yang revolusioner ini sangat praktis dan berasal dari teknologi militer Korea," papar CEO WA Holdings Inc., Hajime Minagawa, pembuat baterai Aeternus, khusus kepada Tribunnews.com Kamis ini (7/5/2020).
Untuk tipe WAP150-12-100 bisa dipakai sebagai alat yang membutuhkan 150-300 watt.
"Pabriknya saat ini masih di Korea tetapi mudah-mudahan tahun ini kita bangun pabrik serupa di Jepang," lanjut Minagawa yang memiliki lisensi arsitek, lisensi teknisi cat, dan kualifikasi untuk teknologi seismik, serta mantan Presiden dan ketua Pro Times Research Institute, Inc.
Minagawa mendirikan WA Holdings untuk menciptakan masyarakat sejati melalui berbagai bisnis, memudahkan kehidupan sehari-harinya dan emapt tahun mulai memperkenalkan dan menjual Aeternus di Jepang (95% pembeli dalam negeri Jepang).
Sekitar 5% pembelinya dari Korea, China, Singapura, Thailand dan Mongolia.
"Sayang belum ada pembeli dari Indonesia," tambahnya.
Pada tahun 2013, Minagawa sebagai CEO WA Holdings Co., Ltd. dan sempat membuat beberapa buku yang diterbitkan.
Pada tahun 2009, menerbitkan buku otobiografi "Nanabo Ichikake" (Kadokawa Gakugei Publishing Co., Ltd.). Selanjutnya, pada tahun berikutnya, "Hal-Hal Penting yang Saya Pelajari dari Tora-san" (Nana Books) yang telah lama ditunggu-tunggu diterbitkan, dan itu menarik perhatian di TV, dan berbagai media massa, sekaligus membuat tambah populer Tora-san saat itu.
Baterai bencana untuk darurat merupakan terobosan barunya snagat populer saat ini untuk kelengkapan rumah tangga atau bisa dibawa ke mana pun terutama daerah yang tak memiliki listrik atau darurat lampu mati.
"Kalau dipakai terus satu bulan bisa digunakan, lalu harus dibuang. Memang sifatnya demikian. Olehkarena itu kalau habis dipakai harus segera dimasukkan paket aluminium yang juga disertakan satu set saat membeli Aeternus tersebut. Kalau tidak demikian alat itu akan me recharge terus menerus karena berada di udara terbuka."
Baterai energi udara terbuka itu yang pertama kali di Jepang dalam bentuk ringan dan kecil tetapi bertenaga output yang cukup besar.
Namun kalau alat itu di dalam paket aluminium terus tidak dipakai, bisa bertahan sampai lima tahun.