Ramadan 1441 Hijriah
Ingin Santan Tahan lebih Lama? Coba Lakukan Beberapa Hal Berikut
Salah satu keluhan yang sering dikeluhkan dalam membuat makanan atau minuman bersantan adalah bahan dasar santannya yang mudah basi.
TRIBUNMANADO.CO.ID, LIFESTYLE - Memasuki bulan suci ramadan makanan bersantan bertebaran di mana-mana. Apalagi nanti ketika mendekati Hari Raya Idul Fitri.
Salah satu keluhan yang sering dikeluhkan dalam membuat makanan atau minuman bersantan adalah bahan dasar santannya yang mudah basi.
Hal tersebut membuat banyak orang beralih ke santan siap pakai dalam kemasan. Namun, jika Anda ingin membuat santan sendiri, pastikan ikuti tips berikut ini ya.
Melansir SajianSedap, yang pertama adalah memilih kelapa.
- Pilih kelapa yang tua supaya santan yang keluar betul-betul kental dan gurih.
- Kelapa bisa dikupas bisa juga tidak.
Tapi untuk menghasilkan santan yang putih bersih, lebih baik minta penjual untuk mengupas kelapa sebelum diparut.
Yang kedua dan salah satu paling penting yaitu memeras santan.
- Seduh kelapa parut dengan air panas supaya santan yang diperoleh maksimal dan supaya santan lebih tahan lama.
- Aduk-aduk dulu kelapa yang masih panas dengan sendok kayu sambil sekali-sekali ditekan.
Setelah hangat, lakukan pengadukan sambil diperas berulang-ulang dengan tangan. Peras sambil ditampung santannya.
Ada beberapa aturan untuk takaran air masing-masing jenis santan ya.
1. Santan kental, gunakan 500 ml air panas untuk satu butir kelapa.
2. Santan sedang, gunakan 1.000 ml air panas untuk satu butir kelapa
3. Santan encer, gunakan 1.500-2.000 ml air panas untuk satu butir kelapa.
- Jika ingin memasak menggunakan santan kental dan encer sekaligus, kita bisa menggunakan satu butir kelapa saja.
Caranya pertama kali peras satu butir kelapa dengan air sesuai kebutuhan (misalnya 300 ml santan ketal dari satu butir kelapa).