Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Indonesia

UPDATE: Jumlah ODP Covid-19 di Indonesia Capai 213.644 Orang, PDP Dalam Pemeriksaan 20.428 Orang

Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) bertambah sebanyak 3.445 orang dibanding data 24 jam sebelumnya

Editor: Finneke Wolajan
Istimewa
Pernyataan Jubir pemerintah khusus penanangan virus corona, Achmad Yurianto 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penelusuran terhadap mereka yang memiliki riwayat kontak dengan pasien Covid-19 terus dilakukan pemerintah.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengungkapkan, terdapat 213.644 orang yang berstatus sebagai orang dalam pemantauan ( ODP) hingga Selasa (28/4/2020) pukul 12.00 WIB.

Jumlah tersebut bertambah sebanyak 3.445 orang dibanding data 24 jam sebelumnya.

“Kasus ODP yang kita pantau dan sebagian besar telah selesai dipantau sebanyak 213.644,” kata Yuri melalui siaran langsung pada akun Youtube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa.

Sementara itu, jumlah pasien dalam pengawasan ( PDP) juga bertambah sebanyak 441 orang.

Yuri menuturkan, para pasien tersebut dalam proses pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

“Dengan kasus PDP yang sekarang ini sedang dalam proses untuk pemeriksaan laboratorium PCR sebanyak 20.428 orang,” tuturnya.

UPDATE: 9.511 Kasus Covid-19 di Indonesia, Bertambah 415, Korban Meninggal 773 Orang

Penularan virus corona di masyarakat yang menyebabkan kasus Covid-19 masih terus terjadi.

Berdasarkan data dalam 24 jam terakhir hingga hari ini, Selasa (28/4/2020) pukul 12.00 WIB, terjadi penambahan 415 pasien Covid-19.

Penambahan itu menyebabkan total ada 9.511 kasus Covid-19 di Indonesia, sejak pasien pertama diumumkan pada 2 Maret 2020.

Hal ini diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta pada Selasa sore.

"Kasus positif (totalnya) ada 9.511 orang," ujar Yurianto.

Data dalam periode yang sama menunjukkan bahwa ada penambahan 103 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Hingga kini total ada 1.254 pasien yang dinyatakan negatif virus corona setelah menjalani dua kali pemeriksaan.

Namun, Yuri juga mengungkapkan kabar duka dengan masih adanya pasien yang meninggal setelah dinyatakan positif virus corona.

Ada penambahan 8 pasien Covid-19 yang meninggal dalam 27-28 April 2020.

Dengan demikian, total ada 773 pasien Covid-19 yang tutup usia.

KABAR BAIK, Prediksi Virus Corona di Indonesia Berakhir Juni, Ahli Ini Ungkap Hasil Penelitiannya

Penyebaran kasus virus corona masih  terjadi di Indonesia dan negara di dunia.

Penyebarannya yang masif negara-negara yang terinfeksi harus bekerja dengan sangat keras.

Berbagai kebijakan terus dilakukan oleh Indonesia dan beberapa negara lainnya untuk segera membasmi virus corona.

Hal inilah yang juga membuat para peneliti tergugah untuk mencari tahu kapan virus Covid-19 dapat segera berakhir.

Peneliti asal Singapura akhirnya merilis hasil prediksinya kapan waktu berakhirnya virus corona di beberapa negara termasuk Indonesia.

Pada 18 April 2020, Singapore University of Technology and Design (SUTD) mengeluarkan website yang berisikan prediksi kapan pandemi virus corona dunia berakhir.

Kasus corona dunia 28 April
Kasus corona dunia 28 April (worldometers.info)

Melansir prediksi terbaru dari SUTD mencakup tiga perkiraan alternatif dari akhir pandemi secara berurutan.

Melansir Kompas.com berdasarkan prediksi terbaru hingga Minggu (2604) di laman SUTD, secara umum, diperkirakan bahwa pandemi virus corona di dunia akan berakhir 97 persen pada 29 Mei 2020 dan 100 persen pada 8 Desember 2020.

Akhir pandemi 97 persen adalah waktu di mana kurva kasus mulai memasuki area hijau pada grafik.

Sementara, untuk setiap negara, berikut adalah perkiraan akhir pandemi tersebut di beberapa negara berdasarkan data hingga Senin (27/04):

Indonesia

Titik belok dari pandemi virus corona di Indonesia diperkirakan telah terjadi pada 20 April 2020.

Jokowi: Saya ingin optimis, tetapi dengan Catatan 

Twitter Mata Najwa, Jokowi: Saya ingin optimis, tetapi dengan Catatan 

Sementara, akhir pandemi 97 persen diprediksi akan terjadi pada 7 Juni 2020 dan 100 persen pada 7 September 2020.

Singapura

Titik belok diperkirakan terjadi pada 5 Mei 2020.

Akhir pandemi 97 persen diprediksi terjadi pada 4 Juni.

Sedangkan akhir pandemi 100 persen diprediksi terjadi pada 7 Agustus 2020.

Amerika Serikat

Amerika Serikat Akhir pandemi virus corona sebesar 97 persen diperkirakan akan berakhir pada 11 Mei 2020.

Sedangkan akhir pandemi 100 persen diperkirakan terjadi pada 26 Agustus 2020.

Namun, para peneliti menekankan, rilis prediksi ini untuk tujuan pendidikan dan penelitian, sehingga tak menutup kemungkinan mengandung kesalahan.

Kesalahan itu, di antaranya, model dan data tidak akurat untuk realitas yang kompleks, berkembang, dan heterogen dari berbagai negara.

Peneliti juga mengingatkan bahwa prediksi pada dasarnya tidak pasti sehingga publik harus menyikapi informasi ini dengan hati-hati.

Menurut peneliti, terlalu optimistis pada perkiraan tanggal akhir berbahaya karena dapat melonggarkan disiplin sehingga dapat menyebabkan adanya gelombang kedua.

Artikel ini sudah tayang di GridStar.id dengan judul Bak Angin Segar, Virus Corona di Indonesia Diprediksi Mulai Berakhir Bulan Juni, Peneliti Singapura Ungkap Covid-19 Hilang 100 Persen dari Bumi pada Desember: Jangan Lengah Tetap Waspada Hal Ini!

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul KABAR GEMBIRA! Berbeda dari Negara Lain, Corona di Indonesia Diprediksi Mulai Berakhir Bulan Juni

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Model 23 Tahun Sudah 60 Hari Dirawat Karena Corona, Hasil Tesnya Masih Saja Positif, Dokter Bingung

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "UPDATE: Kini Ada 9.511 Kasus Covid-19 di Indonesia, Bertambah 415"

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "UPDATE 28 April: Total ODP Covid-19 Kini 213.644 Orang, PDP 20.428"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved