Update Virus Corona Kotamobagu
20 Ribu Masyarakat Miskin Terdampak Covid-19 di Kotamobagu, Terima Paket Bantuan Sembako
Sekitar 20 ribu jiwa warga miskin di Kota Kotamobagu yang terdampak langsung pembatasan sosial akibat wabah Covid-19, telah mendapatkan bantuan pangan
Penulis: Erlina Langi | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Sekitar 20 ribu jiwa atau 5.400 kepala keluarga miskin di Kota Kotamobagu yang terdampak langsung pembatasan sosial akibat wabah Covid-19, telah mendapatkan bantuan pangan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Nurachim P Mokoagow melalui Sekretaris Dinas Piter Suli mengatakan, bantuan pangan tersebut, disalurkan sesuai prosedur, di mana penerimanya dihitung per jiwa.
"Sehingga jumlah yang diterima setiap kepala keluarga berbeda, tergantung jumlah orang dalam kartu keluarga," bebernya.
Ia mengatakan, mekanisme penyaluran bantuan tersebut dihitung setiap jiwa menerima minyak kelapa 1 liter, 30 butir telur, gula pasir 700 gram, kacang hijau 700 gram dan beras 6,8 kilogram yang dihitung 400 gram per orang setiap hari, selama 17 hari.
• Pemkab Minsel Targetkan Pekan Depan Penyaluran Bantuan Sembako Tuntas Disalurkan
Terpisah Kepala Dinas Sosial Kota Kotamobagu Sarida Mokoginta mengatakan, penyaluran bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan Cadangan Beras Pemerintah Daerah (CBPD) serta paket bahan pokok bagi masyarakat terdampak Covid-19, mengacu pada Keputusan Menteri Sosial Nomor 19/HUK/2020 tentang Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Tahun 2020
"Di mana penerima bantuan harus sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Khusus Kotamobagu, tahun 2020 ini ada sekira 20 ribu jiwa atau 5.400 kepala keluarga yang terdata, sesuai verifikasi dan validasi terbaru," singkatnya.
Sementara Wali Kota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara mengatakan, bantuan pangan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah, untuk melindungi masyarakat miskin yang terkena dampak langsung akibat mewabahnya Covid-19
"Saya berharap bantuan ini, dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Saya juga mengajak seluruh elemen yang ada baik legislatif, eksekutif dan seluruh unsur masyarakat, untuk bersatu memerangi Covid-19. Hentikan dulu perbedaan pandangan politik, mari kita bersatu menghadapi persoalan nyata. Jangan mempolitisir berbagai upaya demi masyarakat," kunci sosok bersahaja tersebut. (drp)
• Jadwal Buka Puasa Ramadan Bagi Anda di Kota Manado, Senin 27 April 2020