Minggu, 17 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Profil Tokoh

Fakta Tentang Arief Budiman, Kakak dari Sang Idealis Soe Hok Gie

Arief adalah kakak kandung dari Soe Hok Gie, seorang aktivis tahun 60-an yang dikenal sangat Idealis dalam setiap tulisan-tulisannya.

Tayang:
Editor: Rizali Posumah
Kolase
Foto Arief Budiman (Soe Hok Djin) dan adiknya Soe Hok Gie. Arief menghembuskan nafas terakhir pada Kamis (23/4/2020) di Rumah Sakit Ken Saras, Kabupaten Semarang, sekitar pukul 12.20. 

Setelah menamatkan pendidikan sarjana dari UI pada 1968 dari jurusan psikologi, Arief mendapatkan gelar Doktor dari universitas terkenal di Amerika Serikat Harvard University di bidang sosiologi pada 1980.

Sekembalinya dia ke Indonesia, Arief Budiman mengajar di Universitas Satya Wacana, sebelum kemudian sejak 1996 pindah ke University of Melbourne.

Setelah pensiun pada 2008, Arief Budiman masih tinggal di Melbourne, dan bolak balik Indonesia-Australia, setelah dia kemudian terkena Parkinson.

Istrinya Leila Ch Budiman juga dikenal luas oleh masyarakat sebagai pengasuh Ruang Konsultasi Psikologi di harian Kompas selama bertahun-tahun.

Ucapan duka dari Jepang

Setelah beredar kabar meninggalnya Arief Budiman di media sosial maupun di media massa, ucapan duka bermunculan dari mereka yang mengenalnya.

Di halaman Facebook Ariel Heryanto ratusan orang sudah menyampaikan belasungkawa.

Salah seorang diantaranya bernama Natsuko Saeki daari Jepang yang menulis "Turut berduka cita. RIP.

Beliaulah yang membuat kami di Jepang untuk membangun solidaritas dengan teman-teman aktivis demokratisasi di Indonesia pada akhir 90-an."

Yang lainnya Handry Tim menulis "Indonesia kehilangan partner diskusi yang keras namun lembut pikiran. Selamat jalan, Pak Arief."

Dan aktivis Nug Katjasungkana menulis "Rest in Power, Bung Arief... Dukacita dari Timor-Leste kepada keluarga dan para sahabat yang ditinggalkan."

Di mata sang istri

Kepergian sosiolog Arief Budiman meninggalkan duka mendalam bagi istrinya, Leila Ch. Budiman.

Leila mengenang Arief sebagai seorang akademisi yang selalu mencari kebenaran dan sosok yang apa adanya.

"Pak Arief itu selalu sederhana orangnya, enggak belok-belok. Luruslah. Ada keinganan kuat, will power yang besar sekali," kenang Leila usai pemakaman Arief Budiman di Makam Bancaan Salatiga.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved