Senin, 4 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Dunia

Selama Pandemi Covid-19, Trump Larang Imigran Masuk ke Amerika Serikat

Penyampain Presiden Amerika Serikat soal imigran, Donald Trump memilih tak terima imigran selama pandemi corona.

Tayang:
Editor: Glendi Manengal
Timesofisrael.com
Presiden AS Donald Trump 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Penyampain Presiden Amerika Serikat soal imigran, Donald Trump memilih tak terima imigran selama pandemi corona.

Ini telah disampaikan presiden Amerika Serikat melalui akun media sosial Twitter miliknya, @realDonaldTrump.

Hal tersebut dilakukan Donald Trump untuk memerangi musuh tak terlihat (covid-19) yang sudah merebak ke seluruh dunia.

Suasana saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump hadir dalam konferensi pers harian mengenai kebijakan pemerintah menangani virus corona di Gedung Putih, Washington, pada 3 April 2020.
Suasana saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump hadir dalam konferensi pers harian mengenai kebijakan pemerintah menangani virus corona di Gedung Putih, Washington, pada 3 April 2020. (REUTERS/TOM BRENNER via KOMPAS.COM)

Donald Trump juga menyebut, jika langkah penangguhan imigrasi ke Amerika Serikat hanya untuk melindungi warga Amerika Serikat.

"Mengingat serangan dari 'Musuh' yang tak terlihat, serta untuk kebutuhan melindungi pekerjaan Warga Negara Amerika yang hebat saya ini.

Saya menandatangani perintah eksekutif untuk menangguhkan sementara imigrasi ke Amerika Serikat," cuit akun resmi @realDonaldTrump pada Selasa (21/4/2020).

Hari Kartini, Momentum Mengingat Habis Gelap Terbitlah Terang, di Tengah Pandemi Covid-19

Selain kebijakan tegas ini, Donald Trump juga memberikan panduan untuk membuka perekonomian kembali.

Menurut laporan BBC, langkah ini untuk dilakukan dalam beberapa bulan ke depan.

Pedoman untuk membuka Amerika kembali menguraikan tiga fase di mana negara bagian secara bertahap mengurangi lockdown-nya.

Trump berjanji para gubernur akan menangani proses ini sendiri, sementara dia dan pemerintah federal akan membantu.

AS memiliki 677.570 kasus yang dikonfirmasi dan 34.617 kematian akibat virus corona.

Presiden AS ini juga menegaskan bahwa negara bagian bisa mulai membuka wilayahnya kembali bulan ini.

"Amerika ingin terbuka dan orang Amerika ingin terbuka," katanya.

Buruh Ngotot Gelar Aksi May Day 30 April, Di Tengah Pandemi Virus Corona, Meski Polisi Tak Izinkan

"Penguncian nasional bukan solusi jangka panjang yang berkelanjutan," imbuh Trump.

Dia mengatakan bahwa penguncian yang berkepanjangan berisiko menimbulkan korban serius pada kesehatan masyarakat.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved