Breaking News:

Nasional

Usut Kasus Koperasi Indosurya, Kemenkop UKM Akan Libatkan Kepolisian dan Kemenkumham

Kasus ini berawal ketika dana publik yang tersimpan di KSP Indosurya Cipta yang mencapai Rp 10 triliun tak bisa dicairkan.

KONTAN
Koperasi Simpan Pinjam Indosurya Cipta. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Untuk menyelesaikan persoalan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta, Kementerian Koperasi dan UKM telah mengambil beberapa langkah.

Selain mengiringi surat, mereka juga minta adakan rapat anggota tahunan (RAT), hingga melibatkan kepolisian dan Kementerian Hukum dan HAM.

Kasus ini berawal ketika dana publik yang tersimpan di KSP Indosurya Cipta yang mencapai Rp 10 triliun tak bisa dicairkan.

Koperasi ini menjanjikan bunga tinggi 9 persen hingga 12 persenper tahun.

Jauh di atas bunga deposito yang berkisar 5-7 persen pada tempo yang sama.

Sekretaris Kemkop UKM Prof. Rully Indrawan menyatakan sudah meminta Kementerian Hukum dan HAM untuk memblokir perubahan badan hukum Koperasi Indosurya.

Ia juga mendukung langkah kepolisian untuk mengusut tuntas praktik Koperasi Indosurya, maupun korporasinya.

“Selain itu, kami pun membuat agenda bersama untuk menghindarkan praktik dari koperasi lain yang teridentifikasi melakukan hal serupa”, ujar Prof. Rully dalam keterangan tertulis pada Rabu (15/4/2020).

Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Agus Santoso menambahkan, Deputi Bidang Pengawasan telah melakukan pemeriksaan terhadap KSP Indosurya Cipta pada 26-30 November 2018.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan pelanggaran administratif.

Halaman
12
Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved