Torang Kanal

Indira Amelia Runtuwene Rajin Cuci Tangan, Pakai Masker dan Jaga Jarak

Virus ini membuat banyak pegawai swasta yang akhirnya di PHK dan mengakibatkan banyak orang kehilangan pekerjaan

Kolase / Istimewa
Indira Amelia Runtuwene 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Covid-19 atau yang lebih dikenal dengan corona merupakan penyakit yang disebabkan oleh corona virus yang melanda hampir seluruh belahan dunia termasuk Indonesia, terlebih khusus Kota Manado yang kita cintai.

Setiap umat manusia pun harus mewaspadai.

Demikian yang disampaikan wanita bernama lengkap Indira Amelia Runtuwene kepata Tribun Manado saat diwawancarai, Jumat (10/4/2020).

"Virus ini membuat banyak pegawai swasta yang akhirnya di PHK dan mengakibatkan banyak orang kehilangan pekerjaan. Tempat-tempat umum seperti tempat ibadah, sekolah, kampus, pusat perbelanjaan terpaksa ditutup untuk menekan angka penyebaran virus ini," kata perempuan kelahiran Pondos 7 Januari 1997.

Aston Hotel Manado Tutup Sementara Mulai 10 April

Namun bagi wanita yang akrab disapa Amelia ini, banyak juga oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang menggunakan keadaan ini untuk bisnis demi keuntungan sendiri, seperti penimbunan masker atau APD lainya yang akan dijual dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga normalnya.

"Berbagai cara dilakukan pemerintah dalam menghadapi situasi saat ini namun banyak juga masyarakat yang masih acuh tak acuh dengan perintah atau larangan dari pemerintah, seperti masih banyak masyarakat yang lalu lalang di jalan namun tidak memakai alat pelindung diri atau APD dan masih melakukan aktivitas di luar seperti biasanya," ucap perempuan yang bercita-cita menjadi dosen.

Bagi wanita yang hobi dance dan menyani ini, Covid-19 memang mudah menular, tetapi dapat dicegah penularannya dengan berbagai macam upaya, sering cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, tidak menyentuh area wajah sebelum mencuci tangan, menerapkan pola hidup sehat dan berjemur di bawah sinar matahari pada jam 10 selama 15-30 menit.

Tim Covid-19 Pantau Orang yang Kontak dengan Pasien yang Pernah Diisolasi di RSUP Kandou

"Pemerintah juga menganjurkan untuk tinggal di rumah selama wabah ini masih ada, kurangi kontak langsung dengan orang lain. Jika keluar karena keadaan yang mendesak harus memakai masker dan jaga jarak dengan orang lain," tambahnya mahasiswi studi semester akhir di Fakultas Kesehatan Masyarakat Unsrat.

Untuk itu ia mengajak masyarakat membantu pemerintah dan para medis untuk memutuskan rantai penularan dengan tetap berada di rumah sampai keadaan membaik, agar pemerintah dan paramedis juga tidak kewalahan dalam menangani Covid-19 ini.

"Jangan panik dan tetap waspada. Bersama kita lawan virus corona dengan #dirumahaja #indonesialawanCOVID19," tutupnya.(fis)

Surat Camat Madidir dan Aertembaga Terkait Covid-19 Bikin Heboh, Ini Penjelasannya

Penulis: Fistel Mukuan
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved