Tradisi Katolik

Sejarah Pembasuhan Kaki Kamis Putih, Dilakukan dari Zaman Yesus hingga Paus Fransiskus

Saat misa Kamis Putih di gereja, pastor akan mengenang tradisi pembasuhan kaki.

L'Osservatore Romano via Tribun Jambi
Suasana saat Paus Fransiskus mencium kaki seorang pria saat ritual pembasuhan kaki di pusat migran Castelnuovo di Porto dekat Roma. Pembasuhan kaki itu saat Kamis Putih (24/3/2016). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Mulai hari ini, Kamis (09/04/2020), umat Katolik seluruh dunia melaksanakan misa Tri Hari Suci sebelum Paskah.

Misa Tri Hari Suci ini dilakukan ibadah misa berturut-turut selama tiga hari, Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, umat Katolik beribadah di gereja.

Dikutip dari Tribun Jambi, hal ini merupakan satu di antara tradisi Gereja Katolik untuk mengenang peristiwa wafatnya Yesus Kristus.

Pada Jumat Agung, merupakan hari Yesus wafat di salib.

Kemudian Sabtu Suci, merupakan hari menjelang kebangkitan Yesus Kristus.

Pembasuhan kaki saat Kamis Putih

Saat misa Kamis Putih di gereja, pastor akan mengenang tradisi pembasuhan kaki.

Ada 12 orang, yang diibaratkan 12 rasul, yang akan dibasuh kakinya.

Ini sebagai perlambang pelayanan tak terbatas Yesus kepada manusia.

Di katolisitas.org, Stefanus Tay dan Ingrid Listiati pasangan suami istri awam dan telah menyelesaikan program studi

Halaman
1234
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved