Breaking News:

Tradisi Katolik

Sejarah Pembasuhan Kaki Kamis Putih, Dilakukan dari Zaman Yesus hingga Paus Fransiskus

Saat misa Kamis Putih di gereja, pastor akan mengenang tradisi pembasuhan kaki.

L'Osservatore Romano via Tribun Jambi
Suasana saat Paus Fransiskus mencium kaki seorang pria saat ritual pembasuhan kaki di pusat migran Castelnuovo di Porto dekat Roma. Pembasuhan kaki itu saat Kamis Putih (24/3/2016). 

S2 di bidang teologi di Universitas Ave Maria - Institute for Pastoral Theology, Amerika Serikat, mengulas

tentang pencucian kaki pada Kamis Putih.

Belakangan ini ada banyak orang bertanya, mengapa dalam dua tahun ini, di perayaan Ekaristi hari Kamis Putih, Paus melakukan hal yang di luar kebiasaan.

Tahun lalu Paus membasuh kaki 12 orang penghuni penjara remaja, di antaranya 2 orang remaja putri,

dan salah satunya bahkan non-Katolik.

Lalu tahun ini, Paus juga membasuh kaki 12 orang di panti jompo dan cacat, beberapa di antaranya non-Katolik

dan seorang wanita.

Apakah sebenarnya Paus boleh melakukan hal itu, adakah ketentuannya?

Untuk membahas tentang hal ini, pertama- tama perlu kita sadari terlebih dahulu bahwa kunjungan ke penjara dan ke panti jompo merupakan perbuatan yang baik dan diajarkan oleh Tuhan Yesus (lih. Mat 25:36-40).

Maka di sini Paus nampaknya ingin menekankan misinya sebagai pelayan dan pembawa Kabar Gembira kepada segala bangsa.

Paus Fransiskus membangun budaya baru dalam ritual Kamis Putih dengan membasuh kaki orang-orang biasa. Tahun ini, Paus Fransiskus membasuh kaki 12 orang tua dan penyandang disabilitas, termasuk seorang pria Muslim
Paus Fransiskus membangun budaya baru dalam ritual Kamis Putih dengan membasuh kaki orang-orang biasa. Tahun ini, Paus Fransiskus membasuh kaki 12 orang tua dan penyandang disabilitas, termasuk seorang pria Muslim (AFP/ALBERTO PIZZOLI)
Halaman
1234
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved