Update Virus Corona Dunia

Pandemi Semakin Meluas, Xi Jin Ping Peringatkan Infeksi Virus Corona Gelombang Kedua di China

"Kesulitan dan tantangan baru telah muncul untuk dimulainya kembali pekerjaan China dan pembangunan ekonomi dan sosial," kata Xi.

REUTERS/Ding Haitao / Xinhua / Latin Ame
Foto ini diambil pada 2 Maret 2020, memperlihatkan Presiden China, Xi Jinping, mengunjungi Akademi Sains Medis Militer sekaligus Fakultas Kedokteran Universitas Tsinghua di Shenzhen, di mana Xi memonitor perkembangan vaksin virus corona, alat pemeriksaannya, sekaligus kecepatan dalam penangannya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BEIJING - Presiden China Xi jin Ping mengingatkan risiko gelombang kedua infeksi virus corona di China.

Hal ini dikarenakan pandemi global tersebut semakin menyebar.

Dalam pertemuan badan pengambilan keputusan penting Partai Komunis China, Rabu (8/4/2020), Xi mengatakan bahwa di tengah meningkatnya tekanan terhadap ekonomi global, faktor-faktor yang tidak stabil dan tidak pasti meningkat.

Wabah virus corona di China tampaknya terkendali, dengan hanya beberapa kasus baru infeksi corona atau kematian diumumkan dalam beberapa pekan terakhir.

Pada Rabu (8/4/2020), kota yang menjadi episentrum wabah corona, Wuhan, secara resmi mengakhiri lockdown.

"Kesulitan dan tantangan baru telah muncul untuk dimulainya kembali pekerjaan China dan pembangunan ekonomi dan sosial," kata Xi seperti dikutip Xinhua.

Xi mendesak pemerintah China untuk berhati-hati mengawasi kasus-kasus corona impor dari luar negeri dan mencegah kebangkitan wabah di dalam negeri.

Dia mendesak upaya untuk meminimalkan kerugian yang disebabkan oleh wabah corona.

Xi menekankan untuk memperhatikan perubahan dalam situasi epidemi di dalam dan luar negeri, menyerukan respons cepat yang lebih tepat sasaran dan efektif.

Tak hanya itu, Xi juga meminta Provinsi Hubei dan ibu kotanya, Wuhan, untuk terus fokus menangani kasus-kasus pasien pasien yang telah pulang dan memeriksa kondisi kesehatan mereka.

Halaman
12
Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved