Tradisi Katolik
Sejarah Minggu Palma, Mengapa Jadi Tradisi Penting Bagi Gereja Katolik?
Minggu Palma adalah satu di antara hari penting bagi umat Katolik di seluruh dunia.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Beberapa hari yang lalu umat Katolik seluruh dunia memperingati Minggu Palma.
Minggu Palma adalah satu di antara hari penting bagi umat Katolik.
Dikutip dari Tribunjambi.com, Rabu (08/04/2020), Minggu Palma diperingati satu minggu sebelum Paskah, kebangkitan Yesus.
Dalam tradisi Gereja Katolik, ini sekaligus menjadi penanda waktu dimulainya Pekan Suci.
Setelah Minggu Palma, dilanjutkan dengan Tri Hari Suci yang merupakan tiga hari penting dalam tradisi Katolik,
yaitu Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci dan Minggu Paskah.
Apa yang sebenarnya terjadi pada saat Minggu Palma?
Pada saat Minggu Palma, umat Katolik mengacung-acungkan daun palma saat misa di gereja.
Minggu Palma dalam liturgi gereja Kristen selalu jatuh pada hari Minggu sebelum Paskah.
Perayaan ini merujuk kepada peristiwa yang dicatat pada empat Injil, yaitu Markus 11:1-11, Matius 21:1-11,
Lukas 19:28-44 dan Yohanes 12:12-19.
Dalam perayaan ini dikenang peristiwa masuknya Yesus ke kota Yerusalem sebelum disalibkan.
Masuknya Yesus Kristus ke kota suci Yerusalem merupakan hal yang istimewa, sebab terjadinya sebelum
Yesus wafat dan bangkit dari kematian.
Itulah sebabnya Minggu Palma disebut pembuka pekan suci, yang berfokus pada pekan terakhir Yesus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/umat-katolik-rayakan-minggu-palmapengenangan-penderitaan-harus-dilakukan-dalam-kesungguhan_20170410_122853.jpg)